Foto : Ketua Umum PWI Pusat Ahkmad Munir saat hadiri acara Family Gathering PWI Sumut, Sabtu 4 Juli 2026.(ist)
LANGKAT – metrolangkat.com
Ketua Umum PWI Pusat, Ahkmad Munir, mengingatkan seluruh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) agar tidak terlibat dalam aktivitas narkoba maupun perjudian,
termasuk membekingi atau menghalangi aparat penegak hukum (APH) dalam memberantas kedua kejahatan tersebut.
Penegasan itu disampaikan Ahkmad Munir saat menghadiri Family Gathering (FG) PWI Sumatera Utara yang digelar di Jona Garden, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik beserta istri, Ketua Panitia Amrizal SH MH, Sekretaris Panitia Fahkrur Rozi,
jajaran Dewan Kehormatan PWI Sumut, pengurus PWI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta sekitar 1.250 peserta bersama keluarga.
“Kita harus menjaga marwah PWI di mana pun berada.
Saya ingatkan wartawan jangan sampai bekerja sama, membekingi, atau menghalangi petugas dalam memberantas narkoba dan judi.
Justru kita harus mendorong agar bisnis haram tersebut diberantas,” tegas Munir.
Ia juga mengingatkan agar anggota PWI tidak terlibat sebagai pelaku maupun pendukung praktik narkoba dan perjudian.
“Fenomena itu sudah terjadi di beberapa daerah.
Apalagi Sumatera Utara termasuk daerah yang rawan peredaran narkoba. Jangan sampai ada anggota PWI yang terlibat.
Mari kita jaga profesi jurnalistik dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan amanat Undang-Undang Pers,” ujarnya.
Selain itu, Munir mengapresiasi pelaksanaan Family Gathering yang rutin digelar PWI Sumut setiap tahun.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi, kekompakan, dan rasa kekeluargaan di kalangan insan pers.
“Kita patut bangga menjadi bagian dari PWI. Organisasi ini harus terus menjaga profesi wartawan yang bermartabat dan profesional dalam menyajikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
PWI harus tetap solid dan kompak,” katanya.
Munir juga mengungkapkan bahwa PWI Pusat akan segera melakukan konsolidasi organisasi melalui rapat paripurna.
Ia meminta seluruh pengurus aktif melakukan pembinaan kepada anggota, baik wartawan senior maupun muda, agar memahami Kode Etik Jurnalistik serta AD/ART organisasi.
“Kita harus terus membangun organisasi yang kuat demi mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Munir turut menyampaikan kebijakan PWI Pusat mengenai perpanjangan kartu anggota.
“Masa berlaku kartu anggota PWI yang telah habis dapat diperpanjang hingga paling lambat Desember 2026.
Khusus anggota yang masa berlaku kartunya habis sebelum tahun 2012 diberikan dispensasi sehingga tidak diwajibkan mengikuti UKW.
Kebijakan ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat paripurna,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik mengatakan pihaknya berkomitmen menjadikan kepengurusan PWI sebagai organisasi yang melayani anggotanya.
“Saya selalu menanamkan kepada pengurus bahwa kita hadir untuk melayani dan mengurus anggota, bukan sebaliknya,” katanya.
Menurut Farianda, Family Gathering akan terus dilaksanakan sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus memberikan ruang kebersamaan bagi para wartawan di tengah padatnya aktivitas jurnalistik.
Ketua Panitia Family Gathering, Amrizal SH MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
Ia menyebutkan kegiatan tahun ini diikuti sekitar 1.250 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan Family Gathering tahun ini,” tutupnya.
Jika diinginkan, saya juga dapat �membuat versi yang lebih tajam dengan gaya headline khas media online untuk meningkatkan daya tarik pembaca.(wis)


















