Rico Waas Buka Gemes 2026, Budaya Melayu Menggema di Lapangan Merdeka

Metro Langkat

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan –metrolangkat.com

Petikan alat musik gambus Melayu yang dimainkan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berpadu dengan tabuhan gendang pakpung,

menjadi penanda dibukanya secara resmi Gelar Melayu Serumpun (Gemes) IX Tahun 2026 di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam.

Pembukaan Gemes berlangsung meriah dan megah, disaksikan ribuan pengunjung yang memadati Lapangan Merdeka. Event budaya kebanggaan Kota Medan ini digelar selama empat hari, 27 hingga 30 Juni 2026.

Gemes 2026 kembali menegaskan eksistensinya sebagai ajang budaya bertaraf internasional dengan kehadiran delegasi dari Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan Gemes bukan sekadar festival budaya, melainkan komitmen untuk menjaga dan melestarikan budaya Melayu di tengah derasnya arus modernisasi.

“Yang kita takutkan adalah bagaimana kebudayaan kita mampu mengikuti perkembangan zaman.

Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama akan selalu hidup berdampingan bersama kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Ada Dualisme Pengurus PWI Pusat : Hendry Ch Bangun Tetap Ketua Umum PWI Pusat 2023-2028

Menurut Rico Waas, budaya Melayu tidak hanya menjadi warisan leluhur, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai soft diplomacy untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

“Tidak banyak negara yang memiliki kekayaan budaya seperti kita. Kebudayaan ini harus menjadi kekuatan bersama dalam memperkuat bangsa melalui jalur budaya,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk terus bersinergi dengan pemangku adat,

seniman, budayawan, dan Kesultanan Deli dalam menjaga serta mengembangkan budaya Melayu di Kota Medan.

Pelaksanaan Gemes tahun ini dipusatkan di Lapangan Merdeka karena Istana Maimun masih menjalani proses revitalisasi.

Selain itu, lokasi tersebut juga akan menjadi pusat berbagai rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI XVIII 2026, termasuk pesta rakyat dan Pesona Colorful dalam rangka Hari Jadi Kota Medan.

Baca Juga :  PWPM Dorong Pemko Medan Lindungi 16 Ribu Pemulung dengan BPJS Ketenagakerjaan

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Gemes 2026 juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebanyak 72 stan UMKM hadir menawarkan beragam produk kreatif, mulai dari kerajinan hingga kuliner khas Melayu.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI yang diwakili Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT),

Arditama Nusantara Putra, mengapresiasi penyelenggaraan Gemes yang dinilai mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, masuknya Gemes dalam Karisma Event Nusantara (KEN) selama lima tahun berturut-turut menjadi bukti konsistensi Kota Medan dalam menghadirkan event budaya berkualitas yang berdampak bagi masyarakat.

“Medan kini tumbuh sebagai ruang perjumpaan berbagai budaya yang hidup berdampingan secara harmonis,

dengan budaya Melayu sebagai salah satu akar sejarah yang membentuk identitas kawasan pesisir timur Sumatera,” ujarnya.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI
96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut
Tiorita Dampingi Bobby Nasution ke Pesantren, 9 Ruang Kelas Butuh Perbaikan
Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027
MBG Binjai Terganggu! Empat Dapur SPPG Tutup Sementara, Dua Belum Jelas Kapan Buka
Kunjungi Binjai, Kapolda Sumut Tegaskan Perang Narkoba dan Kejahatan Jalanan
Panen Raya di Secanggang, Langkat Siapkan Ekspansi 500 Hektare Sawah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:02 WIB

Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI

Kamis, 5 November 2026 - 19:55 WIB

96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut

Kamis, 5 November 2026 - 19:30 WIB

Tiorita Dampingi Bobby Nasution ke Pesantren, 9 Ruang Kelas Butuh Perbaikan

Kamis, 5 November 2026 - 19:22 WIB

Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:36 WIB

Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027

Berita Terbaru