Foto : Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti saat turun panen raya bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution.(ist)
LANGKAT – METROLANGKAT.COM
Kabupaten Langkat berpeluang memperluas kawasan pertaniannya melalui rencana pengembangan lahan seluas 500 hektare.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat posisi Langkat sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Sumatera Utara.
Rencana itu mengemuka saat Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen raya padi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Tani di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, S.H.
Keduanya turut mengikuti prosesi panen raya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap produktivitas petani dan pengembangan sektor pertanian.
Secanggang sendiri merupakan salah satu kawasan potensial pertanian di Langkat.
Kecamatan ini memiliki luas persawahan mencapai 3.541 hektare yang tersebar di sejumlah desa.
Khusus di Desa Kebun Kelapa, areal persawahan yang akan dipanen tercatat seluas 947 hektare.
Besarnya hamparan sawah tersebut menjadi gambaran potensi pertanian Langkat yang masih dapat terus dioptimalkan.
Terlebih, sektor tanaman pangan memiliki peran strategis, bukan hanya dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menopang perekonomian masyarakat pedesaan.
Di tengah potensi tersebut, rencana pembukaan dan pengembangan kawasan pertanian seluas 500 hektare menjadi salah satu agenda penting yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi daerah.
Perluasan areal produktif ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan, memperkuat sentra produksi pangan,
sekaligus meningkatkan kontribusi Langkat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Plt Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat diperlukan agar potensi pertanian yang dimiliki Langkat dapat dikelola secara maksimal.
Pemkab Langkat, lanjutnya, berkomitmen terus memberikan pendampingan serta memfasilitasi kebutuhan petani agar aktivitas pertanian berjalan optimal dan produktivitas terus meningkat.
Tiorita juga menegaskan, keberhasilan sektor pertanian tidak semata-mata diukur dari luas lahan maupun besarnya hasil panen.
Lebih dari itu, peningkatan produksi harus berbanding lurus dengan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama sektor pangan.
Karena itu, pengembangan kawasan pertanian perlu diikuti dukungan berkelanjutan, sehingga petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan provinsi, Pemkab Langkat berharap rencana pengembangan 500 hektare lahan pertanian tersebut dapat direalisasikan dan menjadi salah satu pendorong peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan masyarakat tani.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Langkat turut mendampingi Plt Bupati dalam kegiatan tersebut, bersama unsur terkait lainnya.(red)

















