Banjir hingga Jalan Rusak, Rico Waas Terima Langsung Keluhan Warga Amplas

Metro Langkat

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memilih turun langsung menemui masyarakat. Menghabiskan malam Minggu di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (31/10/2026), Rico menyerap berbagai keluhan warga, mulai dari banjir, jalan rusak, lampu penerangan hingga persoalan sampah.(Ist)

MEDAN – telisik.co.id

Tak sekadar mendengar laporan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memilih turun langsung menemui masyarakat. Menghabiskan malam Minggu di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (31/10/2026), Rico menyerap berbagai keluhan warga, mulai dari banjir, jalan rusak, lampu penerangan hingga persoalan sampah.

Melalui kegiatan Sapa Warga yang kali ini digelar malam hari, Rico ingin memastikan persoalan masyarakat diketahui langsung tanpa harus menunggu laporan berjenjang dari aparatur pemerintahan.

“Saya enggak mau hanya sekadar dengar laporan saja. Dari lurah ke camat, camat ke OPD, lalu ke saya sudah kejauhan. Kadang-kadang enggak bisa saya lihat langsung,” tegas Rico di hadapan ratusan warga.

Dalam dialog interaktif yang berlangsung empat sesi tersebut, persoalan banjir menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Warga mengungkapkan, hujan sekitar 30 menit saja sudah cukup membuat sejumlah kawasan di Sitirejo III terendam.

Baca Juga :  Seleksi Direksi dan Komisaris BUMD Langkat Rampung, Pemkab Janji Transparansi

Menanggapi hal itu, Rico menjelaskan Pemko Medan tengah membangun drainase di Jalan Garu IIB, sekitar 200–300 meter dari lokasi kegiatan. Saluran tersebut dirancang untuk menghubungkan aliran air menuju sungai di bagian belakang serta menembus Parit Sulang Saling.

Pemko Medan juga akan melakukan normalisasi parit. Hasil peninjauan menunjukkan sedimentasi di Parit Sulang Saling telah mengurangi kapasitas saluran secara signifikan, sehingga ruang aliran air hanya tersisa sekitar 30–60 sentimeter.

“Artinya, sekitar 30 sentimeter itu adalah sedimentasi, jadi ruang air mengalir jadi sempit. Ini harus segera kita benahi,” jelasnya.

Tak hanya persoalan banjir, Rico juga merespons langsung keluhan warga terkait fasilitas lingkungan. Ketika Nurhabibah menyampaikan adanya lampu jalan yang mati di kawasan Gang Sawah, Rico langsung memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera menanganinya.

“Malam ini langsung dipasang,” tegasnya.

Keluhan lain disampaikan Jumadi terkait tumpukan sampah akibat keterbatasan armada becak pengangkut sampah. Rico menyatakan Pemko Medan akan menambah armada becak sampah tahun ini agar pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat lebih optimal.

“Akan ada penambahan becak sampah untuk menutupi kekurangan selama ini. Sehingga nantinya dapat mengakomodir pengangkutan sampah secara rutin. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan

Sementara itu, keluhan mengenai kondisi jalan di Gang Melur disampaikan Sumiati Pasaribu. Menanggapi aspirasi tersebut, Rico menjanjikan perbaikan melalui pemasangan paving block pada November 2026.

“Bulan 11 ini langsung kita paving block,” katanya.

Rico menegaskan, tidak semua persoalan masyarakat dapat diselesaikan dalam waktu bersamaan. Sebagian bisa ditangani segera, sementara lainnya membutuhkan proses teknis, penganggaran dan perencanaan.

“Setiap aspirasi yang kami terima ada yang jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang penyelesaiannya. Jangka pendek bisa langsung dikerjakan, jangka menengah butuh waktu seminggu atau bahkan sebulan, sedangkan jangka panjang akan kita masukkan ke dalam perencanaan di tahun depan,” paparnya.

Kegiatan Sapa Warga ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi beras, tas sekolah, perlengkapan pos kamling hingga mesin jahit sebagai bentuk dukungan Pemko Medan terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga.

Turut hadir anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, unsur Muspika Kecamatan Medan Amplas serta sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemko Medan.

Melalui kegiatan ini, Pemko Medan berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas catatan dialog, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui kerja nyata di lapangan.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai! Pemprov Sumut Hapus Tunggakan dan Denda PKB
Surya Darma Sitepu Warning Kader AMPI: Jangan Jadi Premanisme, Harus Bermanfaat!
Tiorita Tegaskan Pemuda Pancasila Harus Berbuat Nyata, Bukan Sekadar Bicara Soal Pembangunan
Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!
Pimpin CTIF Council di Singapura, Mayjen TNI Rio Firdianto Perkuat Diplomasi Intelijen Antiterorisme
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Curhat Ke DPRD Langkat
Bukan Sekadar Seremoni Sumpah Pemuda, Indra Majid Hadir Berbagi untuk Warga
Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:11 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Dimulai! Pemprov Sumut Hapus Tunggakan dan Denda PKB

Minggu, 1 November 2026 - 13:36 WIB

Surya Darma Sitepu Warning Kader AMPI: Jangan Jadi Premanisme, Harus Bermanfaat!

Minggu, 1 November 2026 - 13:21 WIB

Banjir hingga Jalan Rusak, Rico Waas Terima Langsung Keluhan Warga Amplas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Tiorita Tegaskan Pemuda Pancasila Harus Berbuat Nyata, Bukan Sekadar Bicara Soal Pembangunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!

Berita Terbaru