Janji Jadi Polisi, Dua Warga Tertipu Ratusan Juta Rupiah oleh Pengusaha Sepatu di Binjai

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

Harapan dua orang tua untuk melihat anaknya mengenakan seragam kebanggaan Polri harus kandas,

setelah mereka mengaku menjadi korban penipuan oleh seorang pria berinisial M, warga Jalan Padang Sidempuan, Gang Pelita, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan.

Tak tanggung-tanggung, kerugian keduanya mencapai lebih dari Rp700 juta.

Supriyanto (50), warga Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, menjadi salah satu korban yang telah melaporkan M ke Polres Binjai.

Dalam laporannya tertanggal 14 April 2025 dengan nomor STTLP / 196 / IV / 2025 / SPKT / Polres Binjai

Supriyanto mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp392 juta demi mengupayakan anaknya masuk sebagai calon siswa (Casis) Polri.

“Saya yakin karena dia mengaku punya koneksi ke pejabat Polri, bahkan katanya sudah hubungi ADC Wakapolri,” ucap Supriyanto saat ditemui di sebuah warung di Kota Binjai.

Baca Juga :  Tim Tabur Kejati Sumut & Kejari Madina Amankan DPO Tersangka Dugaan Korupsi DAK Dinkes TA 2020

Menurutnya, M yang disebut-sebut sebagai pengusaha sepatu di Binjai ini menjanjikan kelulusan anaknya dalam seleksi Casis Polri.

Tergiur rayuan, ia pun mentransfer uang ke rekening atas nama Nurainun. Namun, hingga pengumuman hasil seleksi keluar, sang anak tak kunjung dinyatakan lulus.

Senada dengan itu, Amdi (49), warga Binjai Selatan, juga mengalami nasib serupa. Ia melaporkan M ke Polres Binjai pada 10 April 2025,

dengan nomor laporan STTLP / 190 / IV / 2025 / SPKT / Polres Binjai. Amdi mengaku menyerahkan uang sebesar Rp385 juta setelah dijanjikan hal yang sama.

Baca Juga :  Tegas Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun: Jangan Kriminalisasi Wartawan Lewat Karya Jurnalistik!

“Saya sudah kenal sebelumnya, makanya saya percaya. Tapi ternyata anak saya tidak lulus juga,” ungkap Amdi kecewa.

Keduanya mengaku sempat melapor ke Polda Sumut, namun diarahkan untuk menyelesaikan kasus ini di Polres Binjai.

Kini, mereka berharap uang yang sudah mereka keluarkan dapat kembali, demi masa depan anak-anak mereka.

“Bukan soal uang saja, tapi ini tentang masa depan anak kami yang ingin mengabdi sebagai anggota Polri,” kata Supriyanto lirih.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa cita-cita tak bisa diraih dengan jalan pintas, dan harapan orang tua kerap menjadi celah bagi oknum yang tak bertanggung jawab.(kus/red)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?
Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita
Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat
Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem
Tiga Terdakwa Korupsi DBH Sawit Binjai Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
Temui Kajati Sumut, Syah Afandin Pastikan Pembangunan Langkat Berjalan dalam Koridor Hukum
DPO Korupsi Ketapangtan Binjai Belum Tertangkap, Sidang Segera Digelar
Berita ini 361 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:07 WIB

Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:57 WIB

Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:52 WIB

Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem

Berita Terbaru