Cek Pasokan Pangan, Rico Waas Pastikan Harga Sembako di Medan Terkendali

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengecek langsung harga sembako saat sidak pasar di Pasar Petisah, Senin (16/3/2026). Pemko Medan memastikan stok kebutuhan pokok aman dan harga tetap stabil menjelang Lebaran.(Ist)

MEDAN – METROLANGKAT.COM

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung sejumlah pasar di Kota Medan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga tetap terjaga, Senin (16/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy B. Hutabarat, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Pasar pertama yang dikunjungi rombongan adalah Pasar Petisah. Di lokasi ini, Rico Waas menyempatkan diri mendatangi langsung lapak pedagang yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti sayuran, beras, telur, daging ayam, hingga daging sapi.

Ia juga berdialog langsung dengan pedagang untuk mengetahui kondisi harga dan ketersediaan barang di lapangan. Dari hasil pemantauan tersebut, sebagian besar harga kebutuhan pokok dinilai masih relatif stabil.

Setelah dari Pasar Petisah, rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Pasar Sei Sikambing serta Berastagi Supermarket di Jalan Gatot Subroto.

Baca Juga :  Ketika BUMD Langkat Dikelola Tanpa Kompetensi, Siapa yang Siap Menanggung Kerugiannya?

Rico Waas menyampaikan, berdasarkan informasi dari para pedagang, beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga. Salah satunya daging ayam, sementara harga daging sapi masih stabil.

“Menurut pedagang, ada penurunan harga seperti daging ayam. Sedangkan untuk daging sapi saat ini masih stabil di kisaran Rp135.000 per kilogram, bahkan lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp150.000 hingga Rp155.000,” kata Rico Waas.

Namun demikian, ia mengakui terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah. Meski begitu, harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami sudah meminta PD Pasar untuk mengecek penyebab kenaikan cabai merah dan segera melakukan intervensi agar harganya bisa kembali ditekan,” ujarnya.

Rico Waas juga mengimbau masyarakat Kota Medan agar tidak melakukan panic buying menjelang Lebaran. Ia memastikan pasokan bahan pokok di Kota Medan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idulfitri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok bahan pokok cukup baik. Kami sudah menginstruksikan PD Pasar untuk terus memantau pergerakan pasokan agar tidak terjadi kekosongan barang secara tiba-tiba,” tambahnya.

Baca Juga :  Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Brigade Proteksi dan Ribuan Pompa Air Jaga Produksi Pangan

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Medan juga bekerja sama dengan Bank Indonesia menghadirkan program stimulus bagi masyarakat sekaligus mengedukasi penggunaan pembayaran digital melalui QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Rudy B. Hutabarat, menjelaskan masyarakat yang membeli satu kilogram daging sapi atau satu kilogram daging ayam menggunakan QRIS hanya dengan tambahan Rp1 akan mendapatkan bonus.

“Kalau beli satu kilogram daging sapi dapat tambahan karkas sekitar satu kilogram. Sementara untuk pembelian ayam satu kilogram, masyarakat akan mendapatkan bonus 10 butir telur,” jelas Rudy.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan mengatakan pihaknya akan memperkuat komunikasi antara pedagang pasar dan distributor untuk menjaga kelancaran rantai pasok, terutama untuk komoditas cabai merah yang sempat mengalami kenaikan harga.

“Pak Wali Kota ingin pedagang tidak langsung menaikkan harga hingga batas HET. Jika masih bisa dijual di harga menengah seperti Rp35.000 atau Rp36.000, itu lebih baik agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.(Wis/rel)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin
Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD
Bung RA Dukung Kontingen FASI BKPRMI Langkat, Optimistis Raih Prestasi di Tingkat Sumut
Tradisi Pulang Haji Orang Bugis, Jemaah Ini Kenakan Busana Bling-Bling Senilai Rp5 Juta
Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga
IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:16 WIB

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:52 WIB

Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:22 WIB

Bung RA Dukung Kontingen FASI BKPRMI Langkat, Optimistis Raih Prestasi di Tingkat Sumut

Berita Terbaru