Eks Kadis Ketapang Binjai  Tersangka Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Rp2,8 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Kejaksaan Negeri Binjai menetapkan Ralasen Ginting, mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Pertanian Kota Binjai, sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif Tahun Anggaran 2022–2025.

Penetapan tersangka dilakukan oleh tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Binjai pada Jumat (13/2), sebagaimana disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Iwan Setiawan, dalam konferensi pers di Kantor Kejari Binjai, Rabu (18/2).

Iwan menjelaskan, modus operandi tersangka RG saat menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai periode 2022 hingga April 2025

yakni menawarkan dan membagi kegiatan pekerjaan dengan mekanisme pengadaan langsung (PL) kepada sejumlah penyedia atau kontraktor, disertai permintaan uang tanda jadi atau biaya pembuatan kontrak.

“Meski kegiatan tersebut tidak ada dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) maupun perubahannya, penyedia tetap memberikan uang kepada tersangka, baik secara tunai maupun transfer,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Gelapkan Dana Jemaat Rp28 Miliar, Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Jadi Tersangka dan Kabur ke Australia

Dari hasil penyidikan, total uang yang diterima mencapai Rp2.804.500.000. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1.225.002.500 diterima langsung melalui transfer ke rekening tersangka.

Tersangka kemudian menerbitkan dan menandatangani Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pekerjaan yang disebut-sebut berkaitan dengan pembangunan jalan usaha tani dan bantuan irigasi tanah dangkal (sumur bor) bagi kelompok tani.

Namun, kegiatan tersebut dipastikan tidak tercantum dalam DPA Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai Tahun 2022–2025.

Dalam praktiknya, tersangka diduga dibantu tiga orang kepercayaannya berinisial SA,

AR dan DA untuk menawarkan pekerjaan kepada 10 kontraktor. Para kontraktor yang disebut telah mentransfer uang antara lain Ahmad Basri (Rp400 juta),

Yogi Yanri (Rp35 juta), Henri Yuliadi (Rp5 juta), Ahmad Muslim Sembiring (Rp5 juta), Andika Irawan Girsang (Rp820 juta),

Baca Juga :  GANAS ANNAR Kota Binjai Sepakat Beranggus Narkoba

Krispinus Samosir (Rp87 juta), Rezeki Harry Wijaya (Rp551 juta), Maulana Akbar (Rp290 juta), Rahmat Hidayat Lubis (Rp290 juta), dan Pentus Nainggolan (Rp370 juta).

“Setelah uang dibayarkan, tersangka membuat dan menandatangani SPK. Padahal pekerjaan tersebut tidak ada dalam DPA maupun perubahannya,” tegas Iwan, didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Binjai.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Ralasen Ginting belum ditahan karena sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan. Pihak Kejari menyatakan akan meminta rekam medis dari rumah sakit tersebut.

Penetapan tersangka tertuang dalam Surat Nomor: Print-01/L.2.11/Fd.1/02/2026. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, subsidiair Pasal 12B, serta lebih subsidiair Pasal 9 UU yang sama. (Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?
Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita
Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat
Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem
Tiga Terdakwa Korupsi DBH Sawit Binjai Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
Temui Kajati Sumut, Syah Afandin Pastikan Pembangunan Langkat Berjalan dalam Koridor Hukum
DPO Korupsi Ketapangtan Binjai Belum Tertangkap, Sidang Segera Digelar
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:07 WIB

Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:57 WIB

Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:52 WIB

Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem

Berita Terbaru