Operasi Senyap KPK: Bupati Lampung Tengah Dicokok Terkait Suap Proyek

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggebrak. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terseret dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu malam, 11 Desember 2025.

Ardito tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 20.15 WIB dengan pengawalan ketat dan wajah tegang.

Tanpa sepatah kata pun, ia langsung dibawa ke ruang pemeriksaan, sementara puluhan jurnalis yang sudah menunggu sejak sore hanya bisa menyaksikan langkah cepat sang bupati menembus lorong gedung antirasuah.

Baca Juga :  LBH Medan dan Guru Honorer Minta Keadilan ke Kompolnas Atas Dugaan Korupsi PPPK di Langkat

Selain Ardito, tim KPK turut mengamankan sejumlah pejabat Pemkab Lampung Tengah serta beberapa pihak swasta yang diduga terlibat dalam pusaran dana suap proyek.

Seorang sumber internal KPK menyebut, OTT ini merupakan hasil penyelidikan panjang dan dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti awal yang kuat mengenai dugaan pengaturan proyek bernilai besar di Lampung Tengah.

“KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan,” ujar sumber tersebut kepada Telisik.co.id, meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Masih Ingat Kasus Sodomi di Langkat? Pelaku Kini Divonis 7 Tahun Penjara

Hingga kini, KPK belum mengungkapkan secara rinci barang bukti yang diamankan. Namun informasi awal menyebut adanya uang tunai dan dokumen proyek yang ikut disita dalam operasi senyap tersebut.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Ardito Wijaya dan para pihak yang diamankan—apakah mereka akan ditetapkan sebagai tersangka atau dipulangkan.

 

Laporan: Ari Anggara SR

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Korupsi Ketapangtan Binjai Belum Tertangkap, Sidang Segera Digelar
Ops Antik Toba 2026, Polres Langkat Ringkus 35 Tersangka Narkoba
Bupati Langkat Dukung PERSTICE, Dorong Penyelesaian Hukum Lebih Humanis dan Bermartabat
ASN  Ditangkap Memakai Vape Diduga Mengandung Narkoba, Bobby Nasution:  Terbukti Berhentikan
Sikap KPH Stabat Dipertanyakan, Oknum Kapolsek Diduga Lolos Kasus Perambahan Hutan Lindung di Bubun
Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”
Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum
Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:18 WIB

DPO Korupsi Ketapangtan Binjai Belum Tertangkap, Sidang Segera Digelar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:53 WIB

Ops Antik Toba 2026, Polres Langkat Ringkus 35 Tersangka Narkoba

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:50 WIB

Bupati Langkat Dukung PERSTICE, Dorong Penyelesaian Hukum Lebih Humanis dan Bermartabat

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:11 WIB

ASN  Ditangkap Memakai Vape Diduga Mengandung Narkoba, Bobby Nasution:  Terbukti Berhentikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sikap KPH Stabat Dipertanyakan, Oknum Kapolsek Diduga Lolos Kasus Perambahan Hutan Lindung di Bubun

Berita Terbaru

Wisata

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:06 WIB

Berita

748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:20 WIB

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB