Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Brigade Proteksi dan Ribuan Pompa Air Jaga Produksi Pangan

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDANmetrolangkat.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian dengan menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas produksi pangan di daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Parangin-angin, saat temu pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

“Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan,” ujar Yusfahri.

Menurutnya, salah satu strategi utama yang disiapkan yakni pembentukan Brigade Proteksi Tanaman yang bertugas melakukan perlindungan terhadap lahan pertanian dari risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem, baik kekeringan maupun banjir.

Baca Juga :  Bupati Sahuti Aspirasi Warga Besitang Terdampak Banjir Segera Ditindaklanjuti

Pemprov Sumut saat ini memiliki enam brigade yang mencakup seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Tim tersebut dilengkapi sarana pendukung seperti pompa air dan disiagakan layaknya unit tanggap darurat untuk merespons gangguan terhadap tanaman.

“Upaya kita, kita memiliki Brigade Proteksi Tanaman, ada enam brigade, meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumut. Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,” katanya.

Selain penguatan brigade, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air ke berbagai daerah sepanjang 2024 hingga 2025 sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino.

Baca Juga :  Pesta Kembang Api di Kelenteng Thai Seng Hut Co Binjai Tuai Sorotan 

Yusfahri menjelaskan, langkah tersebut dilakukan menyusul sistem peringatan dini (early warning system) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait potensi dampak kekeringan terhadap produksi pertanian nasional.

“Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan,” ujarnya.

Ia berharap kesiapsiagaan yang dilakukan mampu menjaga produktivitas pertanian di Sumatera Utara sehingga pasokan pangan masyarakat tetap aman meskipun terjadi perubahan iklim ekstrem.

“Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” pungkasnya.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin
Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD
Bung RA Dukung Kontingen FASI BKPRMI Langkat, Optimistis Raih Prestasi di Tingkat Sumut
Tradisi Pulang Haji Orang Bugis, Jemaah Ini Kenakan Busana Bling-Bling Senilai Rp5 Juta
Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga
IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:16 WIB

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:52 WIB

Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:22 WIB

Bung RA Dukung Kontingen FASI BKPRMI Langkat, Optimistis Raih Prestasi di Tingkat Sumut

Berita Terbaru