Kejar Target,Pemko Medan Percepat Pembebasan Lahan Sei Kera Hilir Proyek Banjir NUFREP

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto  :Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin pertemuan bersama Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II dan PT Kawasan Industri Medan Rabu (6/5/2026).

Medan -telisik.co.id

Pemerintah Kota (Pemko) Medan mempercepat proses pembebasan lahan di kawasan Sungai Kera (Sei Kera) Hilir sebagai langkah krusial mendukung penanganan banjir lintas wilayah.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan proyek normalisasi yang didanai internasional dapat segera berjalan, sekaligus menjaga iklim investasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Langkah percepatan ini dibahas dalam pertemuan Pemko Medan bersama Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II dan PT Kawasan Industri Medan yang dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Rabu (6/5/2026).

Turut hadir Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) John Ester Lase, Direktur Utama PT KIM Dedy Mulyana, serta Kabid Keterpaduan Infrastruktur Sumber Daya Air BBWS Sumatera II Robby Ginting beserta jajaran.

Sungai Kera, yang juga dikenal sebagai Sungai Sulang-Saling, memegang peran vital sebagai drainase primer bagi Medan dan Kabupaten Deliserdang. Namun, sedimentasi tinggi dan perubahan tata guna lahan telah memicu banjir rutin yang berdampak luas.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa normalisasi ini akan memberikan manfaat besar bagi sub-tangkapan air seluas 1.800 hektar.

Baca Juga :  Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat Tahun 2024

“Dampaknya tidak hanya kepada KIM saja, tapi masyarakat dan lingkungan sekitarnya di Medan bagian utara dan Mabar,” ujar Rico.

Untuk mempercepat progres, Pemko Medan memutuskan mengambil alih proses pembebasan lahan. Diketahui, negosiasi sebelumnya mengalami kebuntuan akibat perbedaan harga.

Mengatasi hal ini, Pemko Medan menyiapkan sejumlah strategi. Pertama, menggunakan jasa Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna menetapkan harga lahan yang objektif dan adil.

Baca Juga :  Bacalon Bupati Iskandar Sugito Hadiri Pembukaan MTQ Kabupaten Langkat di Sei Lepan

Kedua, melakukan sosialisasi kepada pemilik empat persil lahan yang tersisa dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta aparat kewilayahan.

Ketiga, menyiapkan opsi konsinyasi atau penitipan uang ganti rugi di pengadilan jika kesepakatan tidak tercapai, sesuai prosedur hukum demi kepentingan umum.

Proyek penanganan banjir ini merupakan bagian dari program National Urban Flood Resilience Project (NUFREP) yang didanai World Bank. Pihak donor mensyaratkan seluruh lahan harus berstatus clean and clear agar anggaran dapat dikucurkan.

Rico Waas pun menginstruksikan jajaran Dinas Perkimcikataru untuk bekerja cepat mengingat batas waktu hingga Juni 2026 agar proyek dapat segera diusulkan ke pemerintah pusat. “Kita ingin proses ini selesai, kita kasih clean and clear. Jadi tahapan beres dan tidak ada masalah lagi, tinggal jalan,” tegasnya.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iskandar ST Tegaskan KOMBAT Siap Jadi Kekuatan Sosial Nasional di HUT Ke-1
Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS 2026
Kalapas Binjai Tegaskan Zero HALINAR, Petugas dan WBP Diminta Kompak
18 Kades Apresiasi Kapolres Langkat, Bukti Nyata Penanganan Banjir
Medan Ngebut Benahi Infrastruktur, Drainase 21 Km Dibersihkan di Awal 2026
Rico Waas Terima Audiensi Imigrasi Sumut, Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi di Medan
May Day Harmonis di Langkat, Ratusan Buruh Meriahkan Gerak Jalan Santai
May Day 2026 Sumut, Bobby Nasution Perkuat Komitmen: Buruh Sejahtera, Ekonomi Kuat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:27 WIB

Iskandar ST Tegaskan KOMBAT Siap Jadi Kekuatan Sosial Nasional di HUT Ke-1

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:14 WIB

Kejar Target,Pemko Medan Percepat Pembebasan Lahan Sei Kera Hilir Proyek Banjir NUFREP

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:31 WIB

Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kalapas Binjai Tegaskan Zero HALINAR, Petugas dan WBP Diminta Kompak

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:07 WIB

18 Kades Apresiasi Kapolres Langkat, Bukti Nyata Penanganan Banjir

Berita Terbaru

Berita

Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:31 WIB