Sigit Bantah Isu Penculikan, Sebut Hanya Miskomunikasi: “Mohon Maaf atas Kegaduhan Ini”

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —  metrolangkat.com

Sigit Pramono, wartawan media online di Kota Medan, akhirnya buka suara terkait kabar dugaan penculikan dan intimidasi terhadap dirinya yang sempat ramai diperbincangkan publik.

Ia menegaskan informasi yang beredar merupakan kesalahpahaman akibat miskomunikasi dan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026), Sigit menyebut dirinya perlu meluruskan pemberitaan yang berkembang agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

“Saya, Sigit Pramono bersama rekan media lainnya ingin meluruskan terkait kabar yang menyebut saya diculik dan diintimidasi.

Hal itu tidak benar, ini hanya salah paham dan miskomunikasi,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, peristiwa bermula saat dirinya berada di sebuah kafe di Jalan Tempuling, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat itu, ia didatangi dua pria yang belakangan diketahui ingin berbincang dengannya.

Baca Juga :  Eks Dosen UIN Malang Yai Mim Tutup Usia di Sel, Polisi Tunggu Hasil Visum

“Awalnya memang terlihat seperti ada penjemputan paksa karena miskomunikasi. Namun sebenarnya mereka mengajak saya berdiskusi dan berpindah tempat ke kafe lain. Belakangan saya tahu mereka dari TNI,” jelasnya.

Ia mengakui sempat merasa gugup dan tertekan selama perjalanan menuju lokasi lain di kawasan Jalan Tuamang, Medan Tembung.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut lebih dipicu rasa khawatir karena belum mengetahui maksud pembicaraan.

“Tidak ada intimidasi maupun ancaman. Saya gugup karena tidak tahu apa yang ingin dibicarakan. Setelah sampai, ternyata hanya diskusi biasa,” katanya.

Terkait video klarifikasi yang sempat beredar, Sigit menegaskan pembuatan video itu dilakukan tanpa tekanan.

Video tersebut, kata dia, berkaitan dengan pemberitaan dugaan praktik minyak kondensat ilegal di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, yang sebelumnya ia tayangkan.

Menurut Sigit, setelah melakukan peninjauan ulang lokasi, ia menyimpulkan informasi yang menyebut adanya keterlibatan oknum anggota Yonif 8 Marinir tidak terbukti.

Baca Juga :  Penjaga Kandang Babi Ditemukan Membusuk di Hamparan Perak, Keluarga Tolak Autopsi

“Klarifikasi itu saya buat dalam kondisi sadar, tanpa paksaan. Setelah saya cek langsung, ternyata informasi soal keterlibatan anggota Yonif 8 Marinir tidak benar,” ujarnya.

Ia juga mengaku tidak mengetahui bagaimana video klarifikasi tersebut kemudian beredar bersamaan dengan rekaman CCTV, sehingga memunculkan persepsi bahwa dirinya menjadi korban penculikan.

“Faktanya tidak ada penculikan. Ini hanya kesalahpahaman yang kemudian menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Sigit menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, rekan wartawan, serta pihak-pihak yang ikut terseret dalam polemik tersebut.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat dan semua pihak, khususnya TNI, juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang peduli terhadap saya.

Mungkin sebelumnya ada kekeliruan dalam penyampaian karena saya saat itu masih gugup dan merasa waswas,” pungkasnya.(Rel/red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Kerahkan Penanganan Darurat Setelah 12 Tower Transmisi Tumbang di Sumut
Bobby Nasution: Pancasila Jadi Pegangan Hadapi Gejolak Dunia
Lapas Binjai Berikan Remisi Waisak 2026 kepada 14 Warga Binaan
Rico Waas Salurkan Dua Sapi Kurban untuk Wartawan Pemko Medan
Polres Langkat Kurban 14 Hewan, Ribuan Warga Terima Daging
Lapas Binjai Razia Gabungan Kamar WBP, Barang Terlarang Dimusnahkan
Idul Adha 1447 H, KOMBAT Sembelih 6 Ekor Sapi Qurban di Empat Lokasi
Perkuat Mitigasi, Pj Sekdaprov Sumut Ajak FPRB Petakan Potensi Bencana Berbasis Teknologi
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:16 WIB

Bobby Nasution: Pancasila Jadi Pegangan Hadapi Gejolak Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:55 WIB

Lapas Binjai Berikan Remisi Waisak 2026 kepada 14 Warga Binaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:41 WIB

Rico Waas Salurkan Dua Sapi Kurban untuk Wartawan Pemko Medan

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:07 WIB

Polres Langkat Kurban 14 Hewan, Ribuan Warga Terima Daging

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:29 WIB

Lapas Binjai Razia Gabungan Kamar WBP, Barang Terlarang Dimusnahkan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Didukung Bobby, Syah Afandin Percepat Legalisasi 607 Sumur Tua di Langkat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:18 WIB

Kesehatan

Listrik Padam Bergilir, Pelayanan di OG Hospital Tetap Normal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:44 WIB