KPK Geledah Kantor Bupati, PUPR dan Dinas Pendidikan Langkat Pasca OTT Bupati Syah Afandin

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tampak petugas Brimob berjaga jaga dihalaman depan pintu keluar masuk dinas Pendidikan Langkat mengamankan petugas KPK yang melakukan pengledahan.(ist)

LANGKAT – metrolangkat.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Langkat nonaktif, H. Syah Afandin.

Pada Rabu, 8 Juli 2026, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Langkat.

Penggeledahan pertama dilakukan di ruang kerja Bupati Langkat, H. Syah Afandin, di Kantor Bupati Langkat.

Selama proses berlangsung, sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap terlihat melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi guna memastikan penggeledahan berjalan aman dan lancar.

Baca Juga :  Maulid Nabi di SD 05 0670 Pantai Gemi : Keajaiban Kelahiran Rasulullah dan Teladan untuk Generasi Muda

Usai dari Kantor Bupati, penyidik KPK bergerak menuju Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Langkat.

Dari lokasi ini, petugas terlihat membawa sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan proses penyidikan.

Tidak lama berselang, tim KPK kembali melanjutkan penggeledahan ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.

Di lokasi ini, penyidik memeriksa ruang Sekretaris Dinas, sementara personel Brimob menjaga ketat akses keluar masuk gedung.

Meski menjadi perhatian para pegawai dan awak media, tim penyidik KPK tidak memberikan keterangan apa pun terkait hasil penggeledahan.

Baca Juga :  PPM-SU Desak Kajari Langkat Dicopot, Diduga Terima Upeti dari Perusahaan Ilegal

Usai menyelesaikan pemeriksaan, para penyidik langsung meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan dinas.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti dokumen maupun barang bukti apa saja yang diamankan dalam rangkaian penggeledahan tersebut.

Pasca operasi tangkap tangan dan penggeledahan yang dilakukan KPK, suasana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat tampak lebih lengang dan penuh kehati-hatian.

Aktivitas perkantoran tetap berjalan, namun para aparatur memilih irit berbicara terkait proses hukum yang tengah berlangsung.

KPK sendiri masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam kasus yang menjerat Bupati Langkat tersebut.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai
Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Kini Lewat AHWA
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet, Hampir 3.000 Orang Hilang, 691 Jenazah Ditemukan
Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 24 PJU dan Kapolres
Pasca OTT Bupati, KPK Geledah Tujuh Kantor Strategis di Lingkungan Pemkab Langkat
Ondim Diamankan KPK Dirumah Pribadinya, Bukan di Acara APKASI 
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:13 WIB

Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Kini Lewat AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Banjir Dahsyat Nepal-Tibet, Hampir 3.000 Orang Hilang, 691 Jenazah Ditemukan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:35 WIB

Plt. Bupati Langkat Tiorita Serahkan Rumah Layak Huni

Berita Terbaru