Pasca Blackout Sumbagut, PDAM Tirtasari Binjai Jelaskan Penyebab Air Sempat Tak Mengalir

Metro Langkat

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

Pasca pemadaman listrik total (blackout) yang melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut),

layanan distribusi air bersih milik Perumda Tirtasari Binjai sempat terganggu, khususnya di kawasan Perumnas Berngam, Kecamatan Binjai Kota.

Meski listrik rumah warga lebih dulu menyala, aliran air baru kembali normal secara bertahap.

Direktur Perumda Tirtasari Binjai, Ashari, menjelaskan bahwa proses pemulihan distribusi air tidak bisa disamakan dengan pemulihan listrik karena memiliki sistem kerja yang berbeda.

“Mengalirkan air di dalam pipa tidak sama dengan mengalirkan listrik di kabel. Kalau listrik, satu detik bisa langsung terang.

Tapi air harus mendorong massa air di ratusan kilometer jaringan pipa, mengisi ruang kosong, lalu menjangkau rumah pelanggan hingga wilayah paling ujung,” jelasnya, Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  203 Mahasiswa STMIK Kaputama Binjai Diwisuda

Ashari mengatakan, seluruh sistem pemompaan Perumda Tirtasari berhenti total sejak listrik padam pada Jumat pukul 18.45 WIB.

Ketika pasokan listrik mulai kembali pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB, tegangan listrik disebut belum cukup untuk mengoperasikan mesin pompa industri.

Menurutnya, mesin pompa PDAM membutuhkan tegangan tiga fasa dengan standar sekitar 380 volt yang stabil, berbeda dengan kebutuhan listrik rumah tangga.

Karena itu, pihaknya harus menunggu normalisasi tegangan sebelum mesin dinyalakan demi mencegah kerusakan peralatan.

Ia mengungkapkan, tim manajemen PDAM bahkan mendatangi kantor PLN Binjai Barat pada Sabtu malam untuk melaporkan kondisi tersebut dan meminta percepatan penanganan.

Baca Juga :  Pelayanan UPT Samsat Stabat Gelap, Warga Desak Gubernur Copot Ka UPT

Petugas PLN kemudian melakukan pengecekan di instalasi Marcapada hingga tegangan akhirnya dinyatakan stabil pada Minggu pukul 10.00 WIB.

“Sejak saat itu seluruh sistem pemompaan dapat dijalankan kembali secara normal,” ujar Ashari.

Di tengah proses pemulihan, Ashari mengapresiasi kesabaran masyarakat sekaligus kerja keras petugas yang disebut bekerja siang dan malam untuk memantau tekanan air,

mengoperasikan pompa, hingga mengecek langsung rumah pelanggan yang belum mendapatkan aliran.

Selain itu, Perumda Tirtasari juga mengimbau masyarakat agar memahami bahwa pemulihan air memerlukan waktu,

menggunakan air secara bijak selama tekanan distribusi masih berlangsung bertahap,

serta menyampaikan keluhan melalui kanal resmi layanan pelanggan secara komunikatif dan santun.(kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Bupati Tiorita: Jangan Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Pj Sekdaprov Dorong PTS Sumut Perkuat Kualitas
Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan
Juara Internasional Robotics, Siswa Nanyang Zhi Hui School Dipuji Wawako Medan
Bunda PAUD Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini
Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik
Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai
Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Plt Bupati Tiorita: Jangan Ada Anak Langkat Putus Sekolah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Pj Sekdaprov Dorong PTS Sumut Perkuat Kualitas

Senin, 14 September 2026 - 18:28 WIB

Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan

Selasa, 1 September 2026 - 18:06 WIB

Juara Internasional Robotics, Siswa Nanyang Zhi Hui School Dipuji Wawako Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Bunda PAUD Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terbaru