PEP Sukowati Field Dorong MI Manbaul Ulum Jadi Sekolah Adiwiyata

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bojonegoro – Metrolangkat.com

PT Pertamina EP (PEP) Sukowati Field, bekerja sama dengan Alas Institute, mengajak tenaga pendidik dan pengurus Yayasan MI Manbaul Ulum Desa Campurejo untuk melakukan studi tiru pengelolaan sekolah adiwiyata di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bojonegoro pada Selasa (18/02/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PEP Sukowati Field di wilayah ring 1 perusahaan, khususnya dalam bidang lingkungan.

Studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan sekolah berbasis lingkungan, sejalan dengan komitmen MI Manbaul Ulum untuk menjadi sekolah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak MIN 1 Bojonegoro berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah, penghijauan, serta integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum sekolah.

Baca Juga :  Muhammad Hafis Terpilih sebagai Formateur HMI Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Ar-Raniry

Kepala MI Manbaul Ulum, Ilham Soliq, menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan langkah awal bagi sekolahnya untuk meraih predikat sekolah adiwiyata.

“Kami ingin belajar dari MIN 1 Bojonegoro yang telah sukses mengelola lingkungan sekolah dengan baik.

Setelah kegiatan ini, kami berharap dapat segera mengimplementasikan program-program serupa di MI Manbaul Ulum,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Sukowati Field, Arif Rahman Hakim, menegaskan bahwa perusahaan mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Kami sangat mengapresiasi program seperti ini karena memberikan manfaat nyata bagi pendidikan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  STMIK Kaputama Gandeng Kelurahan Tangsi Dorong PAAR dan Kampung Digital di Binjai

Harapannya, program ini dapat terus dikembangkan oleh para penerima manfaat agar memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ungkap Arif.

PPM berupa studi tiru ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas

Tujuan 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Tujuan 7: Energi Bersih dan Terjangkau

Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim

Dengan terbentuknya sekolah adiwiyata, diharapkan pendidikan di MI Manbaul Ulum semakin berkualitas dan berwawasan lingkungan, serta mampu menciptakan generasi muda yang peduli terhadap keberlanjutan alam.(rel/yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik
Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai
Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat
Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan
DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan
Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara
Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama
Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:45 WIB

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik

Senin, 13 Juli 2026 - 14:30 WIB

Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:17 WIB

Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:32 WIB

Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WIB

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan

Berita Terbaru