Rico Waas: Restoran Modern Harus Didukung Sistem Pajak yang Profesional

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan.(ist)

Medan | metrolangkat.com

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diimbangi dengan sistem pembayaran pajak yang modern, transparan, dan profesional.

Karena itu, Pemerintah Kota Medan terus mendorong penerapan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) melalui sosialisasi kepada para pelaku usaha restoran dan kafe.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Sosialisasi Sistem Pembayaran QRESTO dan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (9/7/2026).

“Kalau membangun restoran sudah menggunakan arsitek, desainer interior, hingga sistem manajemen yang profesional, maka sistem pembayarannya juga harus profesional.

Jangan sampai usaha sudah maju, tetapi tata kelola pajaknya masih tertinggal,” ujar Rico Waas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua Badan Pengurus Daerah PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas, jajaran perbankan, serta para pelaku usaha restoran dan kafe di Kota Medan.

Baca Juga :  Bobby Nasution Inisiasi PSEL Medan Raya, Proyek Pengolah Sampah Jadi Listrik Segera Groundbreaking

Menurut Rico Waas, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk membangun tata kelola usaha yang lebih baik.

Di tengah berkembangnya industri kuliner, sistem pembayaran dan pelaporan pajak juga harus mampu mengikuti perubahan zaman.

Ia menilai masyarakat kini semakin kritis terhadap pengelolaan pajak yang mereka bayarkan.

Oleh sebab itu, pemerintah bersama pelaku usaha perlu menghadirkan sistem yang memberikan kepastian,

meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

Melalui QRESTO, pajak yang dibayarkan konsumen akan dipisahkan secara otomatis dari omzet usaha pada setiap transaksi.

Dengan mekanisme tersebut, alur pembayaran menjadi lebih transparan, mudah diawasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rico Waas menegaskan penerapan QRESTO bukan untuk menambah beban pelaku usaha.

Sebaliknya, sistem ini menjadi nilai tambah bagi restoran karena mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme.

“Kepercayaan konsumen maupun investor akan tumbuh apabila tata kelola usaha dijalankan dengan baik,” katanya.

Ia bahkan berharap Kota Medan dapat menjadi daerah pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan sistem pembayaran pajak restoran secara terintegrasi.

Baca Juga :  Bobby Nasution: Peran LPS Penting Jaga Kepercayaan Nasabah di Sumut

Keberhasilan itu diyakini dapat menjadi contoh bagi daerah lain sekaligus memperkuat citra Medan sebagai kota yang ramah investasi dan memiliki tata kelola pemerintahan yang modern.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan M. Agha Novrian menjelaskan

sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai penggunaan QRESTO sebagai sistem

pembayaran yang memisahkan omzet dan pajak pada setiap transaksi restoran secara digital dan terintegrasi.

Menurutnya, sistem tersebut akan mendukung transparansi transaksi, meningkatkan kepatuhan perpajakan daerah,

serta memperkuat penggunaan kanal digital sebagai bagian dari transformasi tata kelola keuangan daerah.

Agha menyebutkan sosialisasi diikuti 65 wajib pajak non-group dan 35 wajib pajak grup, dengan total 459 penerima manfaat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menyatukan persepsi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha sehingga implementasi QRESTO berjalan optimal.

Sistem ini diharapkan menjadi solusi digital yang mempermudah administrasi usaha sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan secara signifikan,” pungkasnya.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat
Bobby Nasution Soroti Kelangkaan Minyak Goreng di Sumut
Enam Dapur MBG di Binjai Berhenti Beroperasi, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Didukung Bobby, Syah Afandin Percepat Legalisasi 607 Sumur Tua di Langkat
Bobby Nasution Inisiasi PSEL Medan Raya, Proyek Pengolah Sampah Jadi Listrik Segera Groundbreaking
Rico Waas Perkuat Kolaborasi dengan DPRD Sumut, Dorong Program Strategis Kota Medan
Bupati Syah Afandin Tegas Usut Dugaan Pungli Pupuk Subsidi di Langkat
Bobby Nasution: Peran LPS Penting Jaga Kepercayaan Nasabah di Sumut
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

Rico Waas: Restoran Modern Harus Didukung Sistem Pajak yang Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:06 WIB

Bobby Nasution Soroti Kelangkaan Minyak Goreng di Sumut

Senin, 8 Juni 2026 - 12:31 WIB

Enam Dapur MBG di Binjai Berhenti Beroperasi, Diduga Terkendala Pencairan Dana

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:18 WIB

Didukung Bobby, Syah Afandin Percepat Legalisasi 607 Sumur Tua di Langkat

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Rico Waas: Restoran Modern Harus Didukung Sistem Pajak yang Profesional

Kamis, 9 Jul 2026 - 17:20 WIB