Binjai | metrolangkat.com
Duka mendalam menyelimuti Kota Binjai atas kepergian Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Binjai, J. Payo Sitepu.
Ratusan pelayat memadati rumah duka di Jalan Gunung Sibayak, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (18/3/2026) siang, untuk memberikan penghormatan terakhir.
Suasana haru begitu terasa. Sejumlah pelayat tampak tak kuasa menahan air mata atas kepergian sosok yang dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus pemimpin yang mengayomi.
Almarhum meninggal dunia pada Selasa (17/3) siang di salah satu rumah sakit di Kota Medan setelah berjuang melawan penyakit komplikasi.
Pantauan di lokasi, pelayat yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Binjai, tetapi juga dari berbagai daerah.
Tampak jajaran pengurus dan kader Pemuda Pancasila mulai dari tingkat MPW Sumut, Srikandi, hingga DPC turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Selain itu, sejumlah tokoh penting juga terlihat melayat, di antaranya Ketua MPC PP Langkat Dewa PA,
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, serta Ketua DPRD Langkat Sribana PA, bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Salah seorang pengurus MPC PP Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, menyebut almarhum sebagai sosok santun dan berjiwa pemimpin yang sangat dicintai kadernya.
“Banyak yang bersedih dan menangis atas kepergian Ketua J. Payo Sitepu. Beliau adalah tokoh sentral yang selama ini mengayomi seluruh kader Pemuda Pancasila, tidak hanya di Binjai tetapi juga di Langkat,” ujarnya dengan raut sedih.
Ia menambahkan, almarhum juga dikenal luas sebagai pribadi dermawan yang kerap membantu masyarakat, baik dari sisi hukum maupun finansial.
“Beliau orang baik, selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Wajar jika kepergian beliau meninggalkan duka yang begitu dalam,” tambahnya.
Meski diliputi duka, Sanni mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk tetap solid dan menjaga persatuan dalam melanjutkan perjuangan organisasi ke depan.
“Pemuda Pancasila akan tetap abadi di hati kami. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang,” tegasnya, yang disambut seruan “Pancasila Abadi” dari para kader.
Diketahui, almarhum menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.00 WIB dan dimakamkan pada Rabu (18/3) usai salat Zuhur.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Binjai.
“Selamat jalan J. Payo Sitepu, tokoh pemuda yang selalu mengayomi dan membantu masyarakat,” ungkap salah seorang pelayat dengan penuh haru. (Kus/wis)


















