Sekda Mangkir dari RDP, DPRD Binjai Soroti Kebijakan Penggusuran PKL

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

DPRD Kota Binjai mengundang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan penertiban dan penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.

Namun, rapat dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan tersebut tidak dihadiri Sekda.

Wakil Ketua DPRD Binjai, Hairil Anwar, S.Pd.I., M.Pd., membenarkan hal tersebut.

Ia menyayangkan ketidakhadiran Sekda Chairin F. Simanjuntak yang beralasan menghadiri kegiatan lain.

“Kami tentunya kecewa. Undangan rapat di DPRD yang diagendakan kemarin, tiba-tiba beliau tidak hadir dengan alasan ada undangan acara Pramuka,” ujar Hairil Anwar saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).

Menurutnya, ketidakhadiran tersebut menimbulkan pertanyaan besar, mengingat pembahasan menyangkut nasib masyarakat kecil yang terdampak penggusuran.

Baca Juga :  Warga Aceh Tenggah Mengamuk di Kantor Bupati: Protes Penanganan Bencana Lamban

“Sebelumnya saya sudah berkomunikasi dengan Sekda terkait penggusuran tersebut. Alasannya menegakkan Perda.

Tapi kenapa setelah penggusuran baru dibuat rapat pemantapan? Ini menunjukkan kebijakan yang tidak matang, namun langsung dieksekusi.

Akhirnya rakyat kecil yang jadi korban,” tegasnya.

Melalui akun Facebook pribadinya, Hairil Anwar juga meluapkan kekecewaannya.

Ia menegaskan DPRD akan kembali melayangkan surat pemanggilan kepada Sekda dan Kasatpol PP. Jika kembali tidak diindahkan, DPRD akan menggunakan hak-haknya.

“DPRD sudah memanggil Sekda dan Kasatpol PP hari ini, tapi Sekda mangkir. Kita akan surati ulang. Jika tidak hadir juga, akan kami gunakan hak-hak DPRD,” tulisnya.

Baca Juga :  NasDem Sumut Desak Menhut Ungkap Aktor Perusak Hutan Batang Toru

Sebelumnya, Hairil Anwar juga turun langsung menemui para pedagang di lokasi penggusuran pada Rabu (8/4) sebagai bentuk empati.

Ia menyerap aspirasi pedagang yang berharap tetap bisa berjualan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Politisi PKS tersebut menilai penggusuran bukan solusi terbaik. Ia meminta Pemerintah Kota Binjai, termasuk Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP.,

untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, seperti pembinaan UMKM maupun penyediaan lokasi alternatif bagi para pedagang.

“Penegakan perda tidak cukup hanya dipahami secara tekstual. Harus menggunakan akal sehat dan hati nurani,” pungkasnya. (Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Mengadu Ditolak, Rico Waas Minta RS Bunda Thamrin Diklarifikasi
Mencekam! Kapal Virgo Miring Lalu Terbalik di Laut Jawa, Penumpang Berjuang Selamatkan Diri
Ricky Anthony Bangunkan Rumah Baru untuk Warga Langkat yang Hidup Sebatang Kara
Atas Perintah Bupati, PDAM Tirtawampu Salurkan Air Bersih ke Pangkalan Susu
Massa PKL Bertahan Duduki Pemko Binjai, Desak Wali Kota Video Call atau Turun Langsung
Gerbang Pemko Binjai Dirobohkan, Massa PKL dan Mahasiswa Murka Tuntut Janji Wali Kota
Warga Mencirim Mengamuk, Bakar Ban Protes Galian C Diduga Kebal Hukum
Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Pasien Mengadu Ditolak, Rico Waas Minta RS Bunda Thamrin Diklarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 06:29 WIB

Mencekam! Kapal Virgo Miring Lalu Terbalik di Laut Jawa, Penumpang Berjuang Selamatkan Diri

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ricky Anthony Bangunkan Rumah Baru untuk Warga Langkat yang Hidup Sebatang Kara

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:36 WIB

Atas Perintah Bupati, PDAM Tirtawampu Salurkan Air Bersih ke Pangkalan Susu

Senin, 27 April 2026 - 12:40 WIB

Massa PKL Bertahan Duduki Pemko Binjai, Desak Wali Kota Video Call atau Turun Langsung

Berita Terbaru