Warga Mencirim Mengamuk, Bakar Ban Protes Galian C Diduga Kebal Hukum

- Kontributor

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Galian C ilegal yang dikeluhkan warga terus beroperasi dikawasan lahan exs HGU di Kelurahan Mencirim,  Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.(kus)

BINJAI – metrolangkat.com

Puluhan warga Lingkungan IX, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kamis (16/4) siang.

Aksi spontan tersebut sempat memanas setelah massa membakar ban bekas sebagai bentuk pelampiasan kekesalan.

Warga memprotes aktivitas galian C di lahan eks HGU PTPN II yang berada di Jalan Bangau.

Mereka menilai kegiatan tersebut meresahkan dan terkesan bebas beroperasi tanpa penindakan hukum.

Baca Juga :  Tanah Warga Dilelang Tanpa Pemberitahuan, Ketua Pengadilan Agama Binjai Terkesan Buang Badan

Sebagai bentuk penolakan, warga memasang spanduk berukuran besar berisi tuntutan penghentian aktivitas galian tersebut.

“Stop kegiatan yang ada. Kami sebagai masyarakat sekitar sangat resah dan dirugikan dengan adanya aktivitas galian C ini,” teriak massa.

Menurut warga, dampak yang ditimbulkan sudah sangat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Selain jalan rusak akibat lalu lalang truk pengangkut material, mereka juga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sumur kami jadi kering, susah air bersih. Jalan hancur karena truk. Setiap hari kami makan abu,” ungkap warga dengan nada kesal.

Situasi sempat mencekam sebelum akhirnya aparat dan pemerintah kecamatan turun langsung ke lokasi.

Baca Juga :  Editorial Yong Ganas : Dinas Peternakan dan Pertanian Langkat, Sudah Saatnya Diperiksa Secara Serius

Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli bersama Camat Binjai Timur Muhammad Yusuf berupaya menenangkan massa.

“Kami minta warga tetap tenang. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan memastikan aktivitas ini akan dihentikan,” ujar Camat Binjai Timur.

Pihak kecamatan dan kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis.

Mereka memastikan seluruh keluhan masyarakat akan segera disampaikan kepada Wali Kota Binjai.

“Kami pastikan aspirasi ini akan kami teruskan kepada Bapak Wali Kota,” pungkas Muhammad Yusuf.(kus/red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat
Sekda Mangkir dari RDP, DPRD Binjai Soroti Kebijakan Penggusuran PKL
Pedagang Digusur, DPRD Binjai Bereaksi: Hairil Anwar Siap Panggil Wali Kota
Cemburu Lihat Mantan Istri, Pria di Binjai Aniaya Korban Pakai Gagang Sapu
Tergerak dari Viral, Ricky Anthony Ulurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Warga Secanggang
BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat Segera Realisasikan Pembangunan Infrastruktur
Bang Doli, Perjuangkan Pemulangan Ardiansyah Warga Binjai dari Penjara Phnom Penh
47 Hari di Penjara Kamboja, Tangis Ibu di Binjai Menanti Kepulangan Anaknya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WIB

Warga Mencirim Mengamuk, Bakar Ban Protes Galian C Diduga Kebal Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 10:10 WIB

Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat

Kamis, 9 April 2026 - 14:13 WIB

Sekda Mangkir dari RDP, DPRD Binjai Soroti Kebijakan Penggusuran PKL

Rabu, 8 April 2026 - 15:21 WIB

Pedagang Digusur, DPRD Binjai Bereaksi: Hairil Anwar Siap Panggil Wali Kota

Rabu, 1 April 2026 - 18:11 WIB

Cemburu Lihat Mantan Istri, Pria di Binjai Aniaya Korban Pakai Gagang Sapu

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lantik 76 Pejabat, Rico Waas Tegaskan Evaluasi Ketat dalam 6 Bulan

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:24 WIB