Langkat – metrolangkat.com
Keluhan masyarakat Kecamatan Pangkalan Susu terkait terganggunya pasokan air bersih selama hampir satu bulan terakhir mendapat respons cepat dari Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH.
Orang nomor satu di Kabupaten Langkat itu langsung memerintahkan PDAM Tirtawampu untuk mengambil langkah darurat guna memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktur PDAM Tirtawampu Herman Sukendar langsung mengerahkan armada mobil tangki untuk menyuplai air bersih kepada pelanggan yang terdampak, khususnya di kawasan Jalan Pelabuhan, Kecamatan Pangkalan Susu.
Herman Sukendar mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima instruksi dari Bupati Langkat.
Koordinasi dengan pelanggan dilakukan dan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki langsung dijalankan sejak malam hari.
“Sudah semalam kami selesaikan koordinasinya dengan pelanggan. Sesuai perintah Pak Bupati, kami langsung menyuplai air bersih menggunakan mobil tangki dan penyaluran sudah berjalan sejak tadi malam,” ujar Herman Sukendar, Rabu (3/6) kepada metrolangkat.com
Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi sementara untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih sambil menunggu penanganan terhadap kendala yang menyebabkan terganggunya distribusi air ke pelanggan.
Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa pelayanan dasar kepada masyarakat tidak boleh terabaikan.
Karena itu, setiap keluhan warga harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan.
“Keluhan masyarakat harus segera direspons. Saya minta PDAM bergerak cepat agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi dan permasalahan yang terjadi segera diselesaikan,” tegas Syah Afandin.
Respons cepat Pemerintah Kabupaten Langkat dan PDAM Tirtawampu tersebut disambut positif oleh warga Pangkalan Susu yang selama beberapa pekan terakhir mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Pemkab Langkat bersama PDAM Tirtawampu memastikan distribusi air bersih melalui mobil tangki akan terus dilakukan hingga sistem pelayanan kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal. (Wis)


















