Pemko Medan Buka Diri untuk Imigran, Tapi Tegas Utamakan Keamanan Warga

- Kontributor

Senin, 15 September 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – METROLANGKAT.COM

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan sikap terbuka secara kemanusiaan terhadap keberadaan imigran pencari suaka yang ditampung di ibu kota Sumatera Utara.

Namun, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan, keamanan dan kenyamanan warga tetap menjadi prioritas utama.

Hal ini disampaikan Rico Waas saat menerima kunjungan perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) di Balai Kota Medan, Senin (15/9/2025).

Saat ini, ada sekitar 1.200 imigran yang berasal dari Afghanistan, Irak, Iran, Sudan, Pakistan, hingga Somalia, dan ditampung di 12 lokasi di Kota Medan.

“Kami tidak ingin kasus penolakan warga terhadap imigran seperti yang terjadi di Aceh sampai terjadi di Medan.

Baca Juga :  Konfercab XIII PMII Labuhanbatu Sukses, Riqi I’tibar Siahaan Pimpin Periode 2026–2027

Karena itu, penanganan harus dilakukan dengan humanis, tetapi juga tetap menjamin keamanan masyarakat,” tegas Rico.

Ia meminta UNHCR dan IOM menjalin koordinasi erat dengan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Sosial, Kesbangpol, hingga aparat keamanan, agar kehadiran para imigran tidak menimbulkan persoalan sosial baru.

Sudah 10 Tahun di Medan, Negara Ketiga Belum Terbuka

Protection Associate UNHCR, Oktina Hafanti, menyebutkan mayoritas imigran sudah menetap di Medan selama lebih dari satu dekade.

Mereka menunggu peluang mendapat suaka ke negara ketiga seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Kanada. Namun, hingga kini belum ada kepastian.

“Bahkan Amerika Serikat sudah menutup pintu bagi imigran baru. Jika pun ada negara yang bersedia menerima, para imigran harus dibekali keterampilan agar bisa mandiri,” jelas Oktina.

Baca Juga :  Pelaku Yang Tembak Tetangganya Hingg Tewas Belum Diadili

UNHCR menawarkan dua program alternatif: Private Sponsorship, yaitu keluarga imigran di luar negeri bisa mensponsori kepulangan mereka; serta Talent Beyond Boundaries (TBB), yang memungkinkan imigran dengan keahlian tertentu disalurkan ke negara yang membutuhkan.

IOM Tanggung Biaya Hidup Imigran

Perwakilan IOM, Kathleen Lina, mengungkapkan seluruh kebutuhan tempat tinggal dan makan imigran di Medan ditanggung pihaknya.

“Setiap imigran dewasa mendapat Rp1.750.000 per bulan, sementara anak-anak mendapat Rp800.000,” ujarnya.

Kathleen menambahkan, IOM sudah hadir di Medan sejak 2005. Hingga kini, tercatat 12 titik penampungan digunakan untuk menampung para imigran.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ricky Anthony Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo Langkat
Pemuda Pancasila Salurkan 99 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Bupati Syah Afandin Rangkul Insan Pers Saat Buka Puasa Bersama,
Mudik Lebaran 2026, Polres Langkat Dirikan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan
Tim Kemenko Kumham–Imipas Kunker ke Lapas Binjai
MUI Binjai Gelar Muzakarah Ramadhan 1447 H
LBH Medan Desak Indonesia Keluar dari BoP dan Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
AKAM-SU Desak Investigasi Transparan Dugaan Peredaran Narkotika Terkait Warga Binaan Lapas Kelas I Medan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:20 WIB

Ricky Anthony Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo Langkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:34 WIB

Pemuda Pancasila Salurkan 99 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:40 WIB

Bupati Syah Afandin Rangkul Insan Pers Saat Buka Puasa Bersama,

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mudik Lebaran 2026, Polres Langkat Dirikan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:32 WIB

Tim Kemenko Kumham–Imipas Kunker ke Lapas Binjai

Berita Terbaru