Binjai | metrolangkat.com
Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,
Pejabat Administrator, serta Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Binjai.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pemerintah Kota Binjai, Rabu (8/7).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah ikrar moral, konstitusional,
dan spiritual yang mengikat setiap pejabat untuk menjalankan amanah dengan penuh integritas, kejujuran, profesionalisme, serta tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah, bukan hak istimewa. Jabatan merupakan kepercayaan yang diberikan negara untuk menghadirkan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Jangan memaknai jabatan sebagai simbol kekuasaan, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegas Amir Hamzah.
Menurutnya, pelantikan ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Binjai dalam memperkuat organisasi, melakukan penyegaran birokrasi,
serta mengembangkan kompetensi aparatur agar penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan.
Wali Kota juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk meninggalkan pola pikir birokrasi lama yang hanya berorientasi pada rutinitas administratif.
Sebaliknya, mereka dituntut menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan solusi, membangun kolaborasi, serta berorientasi pada hasil yang nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Amir Hamzah mengingatkan pentingnya membangun sinergi antarperangkat daerah dengan mengesampingkan ego sektoral.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kota Binjai hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid,
pelayanan publik yang prima, serta komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Kota Binjai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Wis)


















