ASN  Ditangkap Memakai Vape Diduga Mengandung Narkoba, Bobby Nasution:  Terbukti Berhentikan

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – metrolangkat.com

Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

Penegasan itu disampaikan menyusul penangkapan seorang ASN di Biro Perekonomian Pemprov Sumut terkait dugaan penggunaan vape mengandung narkoba oleh Polrestabes Medan.

Bobby mengaku geram atas kasus tersebut dan menilai tidak boleh ada toleransi terhadap ASN yang terlibat narkoba. Ia menegaskan sanksi berat, termasuk pemberhentian, dapat dijatuhkan apabila yang bersangkutan terbukti bersalah dan divonis pidana di atas dua tahun.

Baca Juga :  Terjerat Dugaan Korupsi PSR,Polres Langkat Serahkan Okor Ginting Cs Ke Kejaksaan

“Kalau memang hukumannya nanti di atas dua tahun, bisa kita pecat. Kalau bisa hukumannya berat sekalian,” tegas Bobby kepada wartawan.

Menurut Bobby, informasi terkait penangkapan ASN itu telah diterimanya melalui Sekretaris Daerah dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut. Ia pun meminta proses penegakan hukum berjalan tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Kita sudah ingatkan berkali-kali, masih juga melanggar,” ujarnya.

Meski proses hukum masih berjalan, Pemprov Sumut disebut akan mengambil langkah administratif berdasarkan ketentuan kepegawaian setelah ada kepastian hukum dari aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Spesialis Curanmor di Kota Binjai

“Sekarang kita tunggu proses dari Polres, tapi saya tadi sudah bilang, kalau memang salah ya dijatuhkan hukuman saja yang berat,” katanya.

Selain menyoroti kasus tersebut, Bobby juga mengungkapkan rencana penguatan regulasi pemberantasan narkoba di Sumatera Utara.

Pemerintah Provinsi Sumut, kata dia, telah membahas rancangan peraturan daerah (Perda) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara agar dapat segera masuk agenda pembahasan tahun ini.

“Sudah kita bahas dengan DPRD. Kita minta tahun ini bisa masuk agenda supaya cepat dibahas dan diputuskan,” pungkasnya.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tunggu Nusron Wahid, Kasus Suap Pertanahan : Rp106,3 Miliar Disita
DPR Susun RUU Perampasan Aset, 13 Kejahatan Bisa Berujung Penyitaan Harta
Kubu Febrie Klaim Temukan 40 Dugaan Pelanggaran Hukum dalam Penanganan Perkara TPPU
Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?
Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita
Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat
Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:09 WIB

KPK Tunggu Nusron Wahid, Kasus Suap Pertanahan : Rp106,3 Miliar Disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:47 WIB

DPR Susun RUU Perampasan Aset, 13 Kejahatan Bisa Berujung Penyitaan Harta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kubu Febrie Klaim Temukan 40 Dugaan Pelanggaran Hukum dalam Penanganan Perkara TPPU

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:07 WIB

Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM

Berita Terbaru