Presiden,Bencana SUMUT Harus Ditetapkan Bencana Nasional

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — METROLANGKAT.COM

Bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) memasuki fase kritis.

Kerusakan meluas, puluhan ribu warga terisolasi, dan tanda-tanda krisis kemanusiaan mulai tampak.

Melihat situasi yang kian memburuk, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut mendesak Presiden RI untuk segera menetapkan status Bencana Nasional.

Wakil Ketua Bidang Politik GMNI Sumut, Rojunjun Ariandi, S.Hut, menegaskan bahwa kekayaan alam Sumut—mulai dari tambang, hutan, hingga kawasan energi—seharusnya menjadi sumber kemakmuran nasional, bukan malapetaka bagi rakyat.

“Alam Sumatera Utara adalah aset nasional yang wajibnya jadi sumber kemakmuran, bukan sumber derita.

Ketika pengelolaan dilakukan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan dan keselamatan warga, yang hadir bukan kesejahteraan, tapi ancaman,” ujar Rojunjun dalam keterangan persnya.

Baca Juga :  Gubernur Sumut Terima Donasi Rp.4,7 milyar dari Pemko Batam

GMNI Sumut menilai skala bencana kali ini sudah berada di luar kemampuan pemerintah daerah.

Banyak akses jalan yang terputus total akibat longsor dan banjir bandang. Akibatnya, ribuan warga di daerah terisolasi mulai kehabisan makanan.

Menurut Rojunjun, laporan relawan di lapangan menunjukkan krisis logistik sudah mencapai titik mengkhawatirkan.

Sejumlah warga bahkan terpaksa melakukan aksi penjarahan terhadap toko retail karena tidak ada bantuan yang tiba.

“Ini bukan lagi bencana biasa. Ketika rakyat mulai menjarah makanan, itu artinya negara terlambat hadir.

Penjarahan ini mencerminkan pilu krisis kemanusiaan akibat macetnya distribusi bantuan,” tegasnya.

Bencana Berulang, Negara Dinilai Gagal Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Baca Juga :  Pastikan Malam Natal Aman, Wali Kota Medan dan Forkopimda Pantau Gereja

Rojunjun juga menyebut bencana yang berulang tiap tahun adalah bukti nyata lemahnya negara dalam mengawasi alih fungsi lahan, penggundulan hutan, dan perusakan lingkungan.

Karena itu, GMNI Sumut menilai penetapan status Bencana Nasional bukan sekadar opsi, melainkan keharusan.

“Status Bencana Nasional memungkinkan pengerahan cepat sumber daya pemerintah pusat: pembukaan akses jalan, percepatan logistik, pemulihan listrik dan komunikasi di daerah terisolasi,” jelasnya.

GMNI Sumut mendesak Presiden turun tangan secara penuh, memastikan kekayaan alam nasional tidak lagi dibayar dengan air mata, kerusakan ekologis, dan korban jiwa.

Mereka juga menuntut audit menyeluruh terhadap seluruh izin konsesi yang disinyalir berkontribusi pada kerusakan lingkungan di Sumut. Laporan: Arif

 

.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tradisi Pulang Haji Orang Bugis, Jemaah Ini Kenakan Busana Bling-Bling Senilai Rp5 Juta
Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga
IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral
Bobby Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman
Kejar Target Tiga Juta Rumah, Bobby Minta Dukungan Penuh OJK
Digitalisasi Bansos, Targetkan Data 792 Ribu KK Tervalidasi dalam Sebulan
Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Brigade Proteksi dan Ribuan Pompa Air Jaga Produksi Pangan
Persiapan MTQ ke-40 Sumut Dimaksimalkan, Tekankan Detail Teknis dan Koordinasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:51 WIB

Tradisi Pulang Haji Orang Bugis, Jemaah Ini Kenakan Busana Bling-Bling Senilai Rp5 Juta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:19 WIB

Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Bobby Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:04 WIB

Kejar Target Tiga Juta Rumah, Bobby Minta Dukungan Penuh OJK

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:06 WIB