Partai Republik Kuasai Gedung Putih dan Kongres AS pada Awal 2025

- Kontributor

Sabtu, 16 November 2024 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Capital Hill, Washington DC, Amerika Serikat (GETTY IMAGES/BBC.uk)

i

Gedung Capital Hill, Washington DC, Amerika Serikat (GETTY IMAGES/BBC.uk)

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Partai Republik akan menguasai sepenuhnya kendali atas pemerintahan Amerika Serikat mulai minggu ketiga Januari mendatang, dengan presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih dan partai tersebut menguasai mayoritas di Senat – dan kini di DPR.

“Partai Republik di DPR dan Senat memiliki mandat. Rakyat Amerika ingin kita mengimplementasikan dan mewujudkan agenda ‘America First’ yang diusung oleh Trump,” ujar Mike Johnson, Ketua DPR yang baru saja terpilih kembali pada awal pekan ini.

Trump akan dilantik sebagai presiden ke-47 pada 20 Januari, dua minggu setelah anggota Kongres yang baru dilantik.

Trump, yang berusia 78 tahun, mengampanyekan sebuah agenda yang tidak akan bisa dihalang-halangi oleh Partai Demokrat kecuali jika sebagian anggota Republik membangkang di Kongres terkait isu-isu tertentu sehingga mengurangi mayoritas tipis partai itu di kedua majelis kongres.

Baca Juga :  Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Partai Republik akan memiliki 53 kursi berbanding 47 kursi yang diraih Partai Demokrat di Senat AS. Wakil Presiden terpilih JD Vance dapat memecahkan kebuntuan jika muncul suara yang sama 50-50 dalam pemungutan suara pada pada proposal legislatif.

Partai Republik telah mengamankan setidaknya 218 kursi di DPR yang beranggotakan 435 orang, sementara menunggu hasil dari sembilan pemilihan yang belum diputuskan untuk masa jabatan selama dua tahun. Partai Republik pada Rabu (13/11) memenangkan satu kursi di negara bagian Arizona, yang semakin memperkuat kendalinya.

Baca Juga :  21 Orang Terbunuh Pasca Israel Serang Desa Kristen di Utara Lebanon

Dalam upayanya untuk memenangkan masa jabatan empat tahun kedua yang tidak berturut-turut, Trump menyerukan deportasi besar-besaran jutaan migran yang tidak memiliki dokumen tinggal di AS ke negara asalnya, perpanjangan dan perluasan pemotongan pajak tahun 2017 yang akan berakhir pada akhir tahun 2025, deregulasi lebih lanjut terhadap bisnis, pembatasan kontrol iklim dan penuntutan terhadap lawan-lawan politiknya, yang ia sebut sebagai “musuh dari dalam.”

Senator John Thune asal South Dakota, yang baru terpilih sebagai pemimpijn mayoritas Senat AS, mengatakan “Tim Partai Republik bersatu. Kami adalah satu tim. Kami bersemangat untuk merebut kembali mayoritas dan bekerja dengan rekan-rekan kami di DPR untuk menjalankan agenda Presiden Trump.” (rel/voa)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”
Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand
Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas
Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan
PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini
Meninggalnya Qari di Masjid Aceh saat Baca Surat Al-Isra Ayat 1 jadi Sorotan Media Arab
TOK! Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata
Donald Trump Ancam Nerakakan Gaza Lalu Los Angeles Terbakar, Ini Kata Ulama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Senin, 24 Maret 2025 - 18:55 WIB

Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas

Senin, 10 Februari 2025 - 10:45 WIB

Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan

Selasa, 28 Januari 2025 - 19:15 WIB

PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini

Berita Terbaru