“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Doha – METROLANGKAT.COM

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menghancurkan radar peringatan dini paling canggih milik Amerika Serikat yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan Radio Negara Iran dan dikutip sejumlah media internasional,

IRGC menyebut radar tersebut sebagai sistem AN/FPS-132 atau FP132, yang memiliki jangkauan deteksi hingga 5.000 kilometer.

Sistem ini disebut-sebut menjadi komponen kunci dalam infrastruktur pertahanan rudal Amerika Serikat di kawasan.

Kantor berita Rusia RIA Novosti melaporkan, Iran mengklaim radar itu digunakan untuk mendeteksi dan melacak rudal balistik, serta menjadi bagian penting dari jaringan pertahanan AS di Timur Tengah.

Baca Juga :  Bobby: Kemerdekaan Bukan Sekadar Dirayakan, Sumut Harus Diisi Kerja Nyata

Serangan rudal balistik yang dilancarkan Iran disebut sebagai respons atas apa yang mereka sebut “agresi AS-Israel” pada awal pekan ini.

Media Arab independen Al Mayadeen juga menyebut AN/FPS-132 sebagai radar peringatan dini strategis yang menopang sistem pertahanan rudal Amerika.

Keberadaan radar ini pertama kali diumumkan pada 2013 oleh Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS, dengan nilai proyek diperkirakan mencapai 1,1 miliar dolar AS.

IRGC menggambarkan serangan tersebut sebagai “tepat dan kuat”. Rekaman yang diklaim memperlihatkan momen serangan juga dibagikan oleh kantor berita Rusia Sputnik.

Baca Juga :  Soal Kades Rangkap Ketua TKBM, Warga Karang Rejo Kembali Geruduk DPRD

Radar FPS-132 sendiri dirancang untuk memberikan deteksi dini dan pelacakan presisi terhadap rudal balistik serta ancaman udara lainnya.

Sistem ini mampu membedakan objek ancaman dan non-ancaman secara cepat, sehingga menjadi tulang punggung sistem peringatan dini Amerika Serikat di kawasan.

Jika klaim ini terkonfirmasi, hancurnya radar tersebut berpotensi melemahkan kemampuan deteksi dini militer AS terhadap peluncuran rudal balistik di kawasan Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat maupun otoritas Qatar terkait klaim tersebut.(Red/trb)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haornas ke-43, Bobby Nasution Beri Tali Asih untuk 13 Legenda Olahraga Sumut
Kumpul Kebo Mulai Merebak di Indonesia, Perempuan dan Anak Disebut Paling Rentan
Rico Waas: Suami Bukan Penghasil ASI, Tapi Kunci Ibu Sukses Menyusui
Viral Video Ungkap Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi Langkat
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan
Maulid Nabi di Lapas Binjai, Momentum Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak
Akses Langkat–Karo Terancam Putus, Bobby Janji Perbaiki Jalan Pamah Semelir Oktober
Dugaan Keracunan MBG di Karo, Gibran: Semua Biaya Pengobatan Kami Tanggung
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:58 WIB

Haornas ke-43, Bobby Nasution Beri Tali Asih untuk 13 Legenda Olahraga Sumut

Senin, 14 September 2026 - 06:52 WIB

Kumpul Kebo Mulai Merebak di Indonesia, Perempuan dan Anak Disebut Paling Rentan

Sabtu, 12 September 2026 - 20:01 WIB

Viral Video Ungkap Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi Langkat

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan

Jumat, 11 September 2026 - 22:37 WIB

Maulid Nabi di Lapas Binjai, Momentum Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pesan Bobby untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang

Senin, 14 Sep 2026 - 06:11 WIB