Foto : Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Labuhanbatu (ULB), Muhammad Syahfii.(ist)
Labuhanbatu- METROLANGKAT.COM
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Labuhanbatu (ULB), Muhammad Syahfii, memimpin Program Mentor Muda Mengajar di Desa Madobag, Kepulauan Mentawai, pada 16–24 Januari 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan literasi dasar, literasi digital, serta pengenalan literasi kecerdasan artifisial (AI), sekaligus memperkuat kapasitas guru di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal.
Bersama 11 relawan muda, Syahfii menginisiasi berbagai kegiatan edukatif, seperti Kelas Literasi, Literasi Digital, Literasi AI, Dapur Fisika, dan Pojok Inspirasi.
Program ini membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Madobag, khususnya anak-anak yang mulai menunjukkan keberanian untuk membaca, bertanya, dan menyampaikan pendapat di ruang belajar.
“Sebagai mahasiswa ekonomi, saya terbiasa dengan angka.
Namun di Desa Madobag, saya belajar bahwa huruf-huruf sederhana dalam buku bacaan anak memiliki makna yang sangat besar.
Literasi adalah fondasi awal untuk membuka masa depan,” ujar Muhammad Syahfii.
Kehadiran program ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Masyarakat menilai kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat belajar anak-anak sekaligus memberi warna baru dalam proses pendidikan di desa mereka.
Syahfii berharap, Program Mentor Muda Mengajar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Bagi Syahfii dan tim relawan, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena mereka dapat melihat langsung dampak nyata dari pengabdian yang dilakukan.
Ke depan, mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar menjangkau lebih banyak daerah dan memberi manfaat yang lebih luas.
Penulis: Arif
















