Tragedi Arjuna di Masjid Sibolga, BKM Binjai: Masjid Harusnya Jadi Tempat Tenang, Bukan Kekerasan

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

 

Kasus tewasnya Arjuna Tamaraya (21), mahasiswa yang dianiaya hingga meninggal dunia di Masjid Agung Sibolga, mengguncang hati banyak pihak.

Peristiwa yang terjadi di tempat suci itu dinilai mencoreng makna rumah ibadah yang seharusnya membawa ketenangan dan kedamaian.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Kota Binjai, HM Yusuf, pada Selasa (4/11) menegaskan bahwa masjid sejatinya adalah ruang terbuka bagi umat yang ingin beribadah dan beristirahat, selama mengikuti aturan yang berlaku.

“Masuk waktu salat, tentu tidak boleh tidur. Harus bangun dan ikut berjamaah. Setelah itu, silakan istirahat di teras masjid. Kami terbuka, karena masjid ini milik umat,” ujarnya.

Baca Juga :  "AG, Juru Lobi Kadis PUPR Langkat ke APH, Diduga Jadi Tameng Praktik KKN"

Yusuf, yang juga dikenal akrab dengan sapaan Cok A’ang, menyebut bahwa pihaknya tak pernah menolak siapapun yang ingin menumpang istirahat atau menunggu waktu salat, termasuk bagi pendatang.

“Kalau datang menjelang subuh, silakan istirahat dulu. Kami buka masjid 10–15 menit sebelum adzan, sambil memutar bacaan Al-Qur’an. Yang penting melapor ke pengurus, supaya bisa kami layani dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Sarang Geng Motor di Medan, 10 Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap dengan Barang Bukti Senjata"

Ia mengakui bahwa jamaah yang beristirahat di Masjid Agung Binjai adalah hal biasa, apalagi di bulan Ramadan.

“Banyak jamaah tidur di sana, terutama yang berpuasa. Tidur orang berpuasa juga ibadah, jadi tidak masalah selama tidak mengganggu jamaah lain,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, HM Yusuf menyampaikan rasa prihatin mendalam atas tragedi yang menimpa Arjuna Tamaraya di Sibolga.

“Kami sangat menyesalkan. Semoga kejadian seperti itu tidak pernah terjadi lagi, di Masjid Agung Binjai maupun di masjid mana pun,” pungkasnya.(Kus)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”
Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum
Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat
Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan
Kapolres Langkat “Naik Darah”, Propam Diterjunkan, Kasus IPTU MG Memanas
Sssstt..Oknum Kapolsek Diduga Garap Hutan Lindung,Tanam Sawit di Pesisir Bubun
Diduga Dipetieskan, Kuasa Hukum DK Desak Kapolres Binjai Evaluasi Dumas Keterangan Palsu
Skandal Kontrak Fiktif Pertanian Binjai, Satu Lagi Tersangka Masuk Sel
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:13 WIB

Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat

Jumat, 24 April 2026 - 11:30 WIB

Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan

Kamis, 23 April 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Langkat “Naik Darah”, Propam Diterjunkan, Kasus IPTU MG Memanas

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB