Binjai – metrolangkat.com
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama menjalin kerja sama strategis dengan Kelurahan Tangsi, Sabtu (4/4), guna mendorong implementasi Program Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) serta pengembangan Kampung Digital.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepakatan (MoU) yang berfokus pada penguatan pola asuh anak dan remaja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tantangan zaman.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Lurah Tangsi bersama para Kepala Lingkungan (Kepling), dan disambut oleh Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom, beserta jajaran pengurus kampus.
“Kunjungan ini bertujuan membangun sinergi dalam pengembangan Kampung Digital, khususnya pada aspek Pola Asuh Anak dan Remaja,” ujar Relita Buaton.
Selain itu, STMIK Kaputama juga akan menggagas program go green sebagai bagian dari kolaborasi tersebut. Program ini mengusung gaya hidup ramah lingkungan yang bertujuan menjaga kelestarian alam serta menekan dampak pemanasan global.
“Kelurahan Tangsi telah menyiapkan lahan sekitar 4 hektar yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi pertanian berbasis Internet of Things (IoT),” jelasnya.
Relita menegaskan, kolaborasi ini merupakan komitmen kedua pihak untuk menghadirkan program-program unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga dan generasi muda.
Ia juga menyebutkan bahwa kerja sama ini telah mendapat dukungan dari Pembina Yayasan PTIM, Dr. Parlindungan Purba, SH., MM, serta Ketua Yayasan, Drs. Irwanto Tampubolon, M.Pd.
Salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah pengembangan Kampung Digital yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, memperluas akses informasi, serta membekali anak dan remaja dengan keterampilan teknologi yang positif dan produktif.
“Ini merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Kami berharap program ini mampu menciptakan lingkungan yang aman, kreatif, dan inovatif bagi generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kelurahan Tangsi menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kolaborasi ini dapat membawa perubahan signifikan dalam membangun masyarakat yang cerdas, berdaya, dan siap menghadapi transformasi digital.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah kelurahan dapat terus berlanjut serta memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pola asuh berkualitas dan mempercepat terwujudnya masyarakat digital di Kota Binjai. (Kus)


















