60 Mahasiswa STMIK Kaputama Ikuti Magang Global Smartbridge, Siap Asah Skill Industri Digital

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Sebanyak 60 mahasiswa STMIK Kaputama resmi dilepas untuk mengikuti program Magang Berdampak Lastmile Indonesia 2026 yang bekerja sama dengan perusahaan teknologi global Smartbridge.

Kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan peserta magang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua STMIK Kaputama, Relita Buaton, di Aula lantai IV kampus tersebut, Jumat (6/3).

Turut hadir Ketua Yayasan PTIM Irwanto Tampubolon, para wakil ketua, ketua program studi, bagian kerja sama, serta puluhan mahasiswa peserta magang.

Dalam sambutannya, Relita Buaton menegaskan bahwa program magang ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya di bidang teknologi.

“Magang ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari industri teknologi global.

Kalian akan mendapatkan pengalaman berbasis proyek yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini,” ujarnya.

Menurut Relita, program tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang menekankan standar global,

Baca Juga :  Banjir Meluas di Kabupaten Langkat, Dinas Pendidikan Resmi Liburkan Sekolah

fleksibilitas kurikulum, serta pengakuan micro-credential sebagai bagian dari pembelajaran di perguruan tinggi.

Ia pun berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal serta mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan serius.

“Fokuslah mengikuti program magang ini. Kalian akan dibekali berbagai ilmu dan pengalaman teknologi yang sangat bermanfaat untuk masa depan,” pesannya.

Program magang ini akan berlangsung selama 12 minggu atau sekitar tiga bulan dan dilaksanakan secara daring.

Selama program berlangsung, para mahasiswa akan mengerjakan berbagai proyek teknologi dengan pendampingan mentor dari Smartbridge.

Sebelumnya, bagian kerja sama STMIK Kaputama yang diwakili Endah Amedya Ginting menjelaskan bahwa program tersebut

merupakan pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri digital.

“Program ini akan dimulai pada 9 Maret mendatang dan diikuti mahasiswa dari beberapa program studi yang ada di STMIK Kaputama,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua I STMIK Kaputama Novriyenni juga memberikan pembekalan kepada peserta terkait alur pelaksanaan, peran mahasiswa, hingga target capaian selama mengikuti program magang.

Baca Juga :  KaKan Kamenag Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru MIN 15 Langkat

“Kalian harus aktif dan tidak ragu bertanya kepada mentor. Dengan pengalaman ini, kalian akan lebih percaya diri dan memiliki keunggulan ketika memasuki dunia kerja,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan PTIM, Irwanto Tampubolon, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut dan berharap para peserta dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya.

“Ini kesempatan yang sangat baik. Manfaatkan fasilitas dan dukungan kampus untuk mengembangkan kemampuan kalian,” ujarnya.

Menutup kegiatan tersebut, Relita Buaton secara resmi melepas para mahasiswa untuk mengikuti program magang.

“Dengan mengucap puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, hari ini sebanyak 60 mahasiswa STMIK Kaputama resmi kami lepas untuk mengikuti Magang Berdampak Lastmile Indonesia 2026,” ucapnya.

Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik,

tetapi juga memiliki pengalaman industri dan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.(Kus)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik
Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai
Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat
Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan
DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan
Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara
Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama
Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:45 WIB

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik

Senin, 13 Juli 2026 - 14:30 WIB

Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:17 WIB

Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:32 WIB

Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WIB

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan

Berita Terbaru