Rico Waas Tegaskan P-APBD 2026 Difokuskan untuk Banjir, Infrastruktur, Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rico Waas saat memberikan Tanggapan Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan atas Ranperda tentang Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (21/9/2026).(Ist)

MEDAN – telisik.co.id

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Perubahan APBD (P-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Rico Waas saat memberikan Tanggapan Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan atas Ranperda tentang Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (21/9/2026).

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, para Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Dalam tanggapannya, Rico menjawab sejumlah isu strategis yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD, mulai dari pendapatan asli daerah (PAD), penanganan banjir, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pengendalian harga pangan, infrastruktur hingga pemerataan pembangunan kawasan Medan Bagian Utara.

PAD Turun, Pemko Medan Perkuat Digitalisasi Pajak

Menjawab sorotan Fraksi PDI Perjuangan terkait penurunan target PAD dalam P-APBD 2026, Rico menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan berdasarkan perubahan asumsi, kondisi ekonomi makro dan proyeksi pendapatan yang dinilai lebih realistis hingga akhir tahun anggaran.

Ia juga mengakui optimalisasi PAD masih menghadapi tantangan berupa tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Untuk meningkatkan penerimaan, Pemko Medan menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak, memperluas pembayaran non-tunai, mengintegrasikan data transaksi serta meningkatkan monitoring penerimaan berbasis teknologi.

Sementara terkait penambahan Dana Bagi Hasil (DBH), Rico menyebut Pemko Medan memperoleh tambahan Transfer ke Daerah (TKD) lebih dari Rp565 miliar berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59 Tahun 2026.

Banjir Tak Bisa Ditangani Parsial

Persoalan banjir menjadi salah satu perhatian utama dalam tanggapan kepala daerah.

Rico menegaskan penanganan banjir tidak dapat dilakukan hanya pada satu titik. Pemko Medan melakukan pemetaan lokasi genangan untuk menentukan kawasan yang menjadi prioritas penanganan.

Baca Juga :  Bawaslu Binjai Keluarkan Surat Himbauan Untuk KPU Jelang Debat Publik

Menurutnya, sistem drainase harus dipandang sebagai satu kesatuan, mulai dari kawasan hulu hingga hilir atau outlet pembuangan menuju sungai.

“Penanganan saluran drainase harus secara kawasan, bukan parsial—satu kesatuan sistem dari hulu hingga hilir atau outlet pembuangan sungai,” kata Rico.

Ia mengakui kewenangan antarlembaga masih menjadi salah satu tantangan dalam penanganan banjir. Karena itu, Pemko Medan terus berkoordinasi dengan BBWS Sumatera II, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, instansi vertikal serta pemerintah kabupaten yang wilayahnya berbatasan dengan Kota Medan.

Pendidikan Jadi Perhatian

Di bidang pendidikan, tambahan anggaran diarahkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang terdampak bencana banjir.

Kebutuhan tersebut mencakup penyediaan seragam dan perlengkapan sekolah, perbaikan ruang kelas, pengadaan mebel sekolah, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik hingga pemeliharaan bangunan cagar budaya.

Terkait rencana bantuan tebus ijazah bagi siswa SMA, Rico mengatakan Pemko Medan masih melakukan kajian terhadap Peraturan Wali Kota agar program tersebut tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk menangani 500 siswa putus sekolah, Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan telah menganggarkan pendidikan nonformal melalui program Setara Paket A, Paket B dan Paket C.

Program regrouping sekolah juga telah dilaksanakan. Sebanyak 86 sekolah dasar telah diregrouping sehingga jumlah SD Negeri di Kota Medan menjadi 295 sekolah dari sebelumnya 381 sekolah.

Infrastruktur: Jalan, Drainase, Puskesmas dan Sekolah

Pada sektor infrastruktur, Rico menyampaikan tambahan anggaran pada Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang diarahkan pada program-program prioritas yang telah ditetapkan.

Pemko Medan juga tengah melaksanakan rehabilitasi Puskesmas dan Pustu serta rehabilitasi 35 sekolah SD dan SMP Negeri.

Sementara melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), pemerintah kota berkomitmen mengoptimalkan penanganan jalan, drainase, jembatan dan kebutuhan infrastruktur lainnya.

Medan Utara Dapat Porsi Pembangunan

Menjawab perhatian Fraksi PKS terkait komitmen 35 persen belanja pembangunan untuk Medan Bagian Utara, Rico menjelaskan sejumlah program telah disiapkan.

Melalui SDABMBK, pembangunan diarahkan pada pengelolaan dan pengembangan sistem drainase serta penyelenggaraan jalan.

Baca Juga :  Program Mudik Gratis Pemko Medan Diserbu Warga,4000 Kursi Habis Hitungan Jam

Sedangkan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, program mencakup pengelolaan dan pengembangan sistem air minum, sistem air limbah serta penataan kawasan permukiman, termasuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Rico menegaskan tambahan anggaran dalam P-APBD 2026 akan diarahkan secara terukur agar pelaksanaan program tidak berujung pada rendahnya serapan anggaran maupun SiLPA.

Menurutnya, perencanaan dan penganggaran telah memperhitungkan masa pelaksanaan, prioritas lokasi, kapasitas sumber daya serta waktu yang tersedia pada tahun anggaran berjalan.

Target Ekonomi dan Kesejahteraan

Menjawab Fraksi Gerindra mengenai indikator kesejahteraan masyarakat, Rico menyampaikan Pemko Medan telah menetapkan sejumlah target makro pembangunan yang mengacu pada RPJMD 2025–2029 dan RKPD Perubahan 2026.

Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,2 hingga 5,7 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan meningkat menjadi 83,02 hingga 83,34 poin.

Tingkat kemiskinan ditargetkan ditekan menjadi 7,0 hingga 7,5 persen, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditargetkan turun menjadi 7,85 persen.

Untuk ketimpangan, Rasio Gini ditargetkan berada pada kisaran 0,359 hingga 0,369. Sementara inflasi ditargetkan tetap terkendali pada rentang 2,0 hingga 3,4 persen.

Rico menegaskan peningkatan anggaran tidak cukup hanya dilihat dari besarnya realisasi belanja. Monitoring dan evaluasi diperlukan agar setiap tambahan anggaran menghasilkan output dan outcome yang terukur.

“Setiap perubahan dan tambahan anggaran harus didasarkan pada alasan yang jelas, target terukur, serta memberikan manfaat nyata,” tegas Rico Waas.

Medan Satu Data Jadi Fondasi

Dalam tanggapannya, Rico juga menyampaikan komitmen Pemko Medan dalam penerapan Medan Satu Data.

Tata kelola data akan mengacu pada Perpres Nomor 39 Tahun 2019 dan Perwal Nomor 31 Tahun 2021, dengan penerapan standar data, metadata baku, daftar data prioritas serta satu portal data yang terintegrasi.

Dengan arah tersebut, P-APBD 2026 tidak hanya diposisikan sebagai penyesuaian anggaran, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperkuat pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, menangani banjir, memperkuat sektor pendidikan serta mendorong pemerataan pembangunan, termasuk di kawasan Medan Utara.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut memperkuat kemitraan dengan Amerika Serikat
Plt Bupati Langkat Tiorita Titip 9 Kecamatan Pesisir Langkat ke Marinir Harimau Putih
Gerebek Barak Narkoba dengan Kekuatan Penuh, Polisi Hanya Temukan Sisa Bekas Pakai
Bobby Nasution Gandeng Kementerian PKP, Rp1,5 Triliun untuk Hunian Layak di Sumut
Lantik Tiga Pejabat, Bobby Soroti Target Wisatawan dan Efisiensi Anggaran
Kodim 0203/Langkat Gelar Syukuran HUT TNI ke-81 Bersama Masyarakat dan Insan Pers
Bersama KPK, Tiorita Teken Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemkab Langkat
Lapas Binjai Digerebek Gabungan TNI-Polri dan BNNK, Tes Urine Digelar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:42 WIB

Pemprov Sumut memperkuat kemitraan dengan Amerika Serikat

Senin, 21 September 2026 - 20:31 WIB

Rico Waas Tegaskan P-APBD 2026 Difokuskan untuk Banjir, Infrastruktur, Pendidikan

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Titip 9 Kecamatan Pesisir Langkat ke Marinir Harimau Putih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:10 WIB

Gerebek Barak Narkoba dengan Kekuatan Penuh, Polisi Hanya Temukan Sisa Bekas Pakai

Jumat, 18 September 2026 - 17:15 WIB

Lantik Tiga Pejabat, Bobby Soroti Target Wisatawan dan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Berita

Pemprov Sumut memperkuat kemitraan dengan Amerika Serikat

Senin, 21 Sep 2026 - 20:42 WIB