STMIK Kaputama Latih 50 Remaja Desa Sei Penjara Kuasai AI dan Desain

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Langkat — metrolangkat.com

Komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan berbasis teknologi kembali ditunjukkan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Berdampak di Desa Sei Penjara, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Senin (20/4).

Mengusung tema “Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Desain bagi Remaja Desa”, kegiatan ini diikuti 50 pemuda yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) STMIK Kaputama dalam membina desa digital.

Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom, menyampaikan bahwa Desa Sei Penjara dipilih karena memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, khususnya kalangan remaja.

Namun, keterbatasan akses terhadap pelatihan teknologi masih menjadi tantangan.

“Kondisi ini mendorong kami untuk hadir memberikan solusi melalui pelatihan teknologi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Ketua tim pelaksana, Novriyenni, M.Kom, menambahkan bahwa pelatihan ini dirancang secara praktis dan aplikatif, mencakup pengenalan teknologi AI serta keterampilan desain grafis.

Baca Juga :  Komitmen Majukan Ekosistem Pendidikan di Langkat, Faisal Hasrimy Terima Penghargaan Bergengsi

Kedua bidang tersebut dinilai penting karena mampu membuka peluang kreativitas, inovasi, hingga usaha berbasis digital bagi generasi muda.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari tim PKM, serta perwakilan Pemerintah Desa Sei Penjara.

Kepala Desa Sei Penjara, Santosa Sembiring, S.Kom, mengapresiasi kontribusi STMIK Kaputama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desanya.

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara program studi STMIK Kaputama dengan Pemerintah Desa Sei Penjara.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan berkelanjutan menuju desa digital.

Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan pada konsep dasar Artificial Intelligence, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,

hingga praktik penggunaan berbagai tools AI untuk pembuatan konten dan pengembangan ide.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi demonstrasi, di mana mereka aktif mencoba dan berdiskusi dengan pemateri.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi desain grafis, meliputi prinsip dasar desain, teknik visual, hingga praktik membuat konten sederhana untuk promosi produk, informasi desa, dan media sosial.

Pada sesi praktik, peserta berhasil menghasilkan berbagai karya desain dengan pendampingan dosen dan mahasiswa. Karya tersebut diharapkan menjadi langkah awal membangun ekosistem kreatif di Desa Sei Penjara.

Baca Juga :  Gonjang Ganjing di Dinas Pendidikan Langkat: Plh Kadis Pendidikan Dituding Liar, Ini Jawabannya!

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi desa dalam mengembangkan sistem informasi berbasis digital, meningkatkan promosi potensi daerah, serta mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda.

Bagi STMIK Kaputama, program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah melalui program desa binaan yang berkelanjutan.

Ke depan, STMIK Kaputama berencana melanjutkan pembinaan melalui pelatihan lanjutan AI, pengembangan bisnis digital, hingga pendampingan kelompok kreatif remaja desa.

Melalui PKM Berdampak ini, STMIK Kaputama menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi era digital, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Sei Penjara Santosa Sembiring, Ketua STMIK Kaputama Dr. Relita Buaton, Ketua PKM Novriyenni, M.Kom, serta tim dosen dan mahasiswa, bersama puluhan peserta pelatihan. (Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan
Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara
Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama
Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat
Pasca Blackout Sumbagut, PDAM Tirtasari Binjai Jelaskan Penyebab Air Sempat Tak Mengalir
Rico Waas Tinjau PSN Sekolah Rakyat: Cepat, Rapi, dan Siap Jadi Kebanggaan Baru Medan
Tatap Piala AFF 2026, Stadion Teladan Bersolek: Rico Waas Minta Tribun Full dan Fasilitas Maksimal
Dugaan Penggandaan Soal Terorganisir di Langkat Jadi Perbincangan, Dinas: Tidak Ada Arahan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WIB

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:41 WIB

Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:11 WIB

Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:03 WIB

Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pasca Blackout Sumbagut, PDAM Tirtasari Binjai Jelaskan Penyebab Air Sempat Tak Mengalir

Berita Terbaru

Wisata

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:06 WIB

Berita

748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:20 WIB

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB