Sumut Rawan TPPO, Pemprov dan Kemendagri Perkuat Deteksi Dini hingga Desa

- Kontributor

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – METROLANGKAT.COM

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) memperkuat sinergi pencegahan

 

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui Sosialisasi dan Koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (26/2/2026).

 

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa TPPO bukan sekadar angka statistik, melainkan kejahatan kemanusiaan yang merampas masa depan korban dan keluarganya.

 

“Hingga Maret 2025 tercatat ratusan korban, mayoritas perempuan dan anak. Modusnya semakin canggih, mulai dari tawaran kerja luar negeri melalui media sosial hingga eksploitasi seksual,” ujarnya.

 

Menurutnya, posisi geografis Sumut yang memiliki garis pantai timur sepanjang 545 kilometer dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka serta Samudra Hindia membuat wilayah ini rawan menjadi jalur perdagangan orang.

Baca Juga :  Gubernur Bobby Estimasikan Kerugian Akibat Banjir dan Longsor Capai Rp9,98 Triliun

 

Mobilitas penduduk yang tinggi dan keberadaan jalur-jalur tidak resmi di pesisir menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum.

 

Sulaiman menekankan bahwa penanganan TPPO harus dilakukan secara komprehensif melalui edukasi pencegahan, penegakan hukum tegas, serta perlindungan maksimal bagi korban.

 

Sementara itu, Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri,

 

Aang Witarsa Rofik, yang membuka kegiatan secara virtual, menyebut Kota Medan dipilih karena tren peningkatan kasus yang signifikan.

 

Berdasarkan data Statistik Kasus TPPO (Data Polri dan kementerian terkait), pada 2024 tercatat 392 kasus dengan 471 korban.

 

Tahun 2025 meningkat menjadi 396 kasus dengan 465 korban terdeteksi.

 

Data Polri bahkan mencatat 691 kasus dengan total 1.583 korban, di mana Sumut berada di posisi tertinggi.

Baca Juga :  Zita Anjani & Syah Afandin Lepas Ribuan Pelari di Langkat Run Fest 2025

 

Pada Januari 2026 saja, tercatat 289 korban dari luar negeri telah dipulangkan, termasuk warga asal Sumut.

 

“Tagline kita ‘Cegah TPPO dan Lindungi Indonesia’. Modus kini semakin sulit dideteksi, seperti skema magang luar negeri, tawaran pendidikan, hingga pengantin pesanan berbasis teknologi informasi,” jelas Aang.

Kemendagri menekankan pencegahan harus dimulai dari desa dan kelurahan, termasuk memperkuat koordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk memantau pengurusan dokumen kependudukan yang mencurigakan sebagai langkah deteksi dini.

Kegiatan ini dihadiri unsur Polri, LSM, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Diharapkan forum tersebut menghasilkan kesepakatan konkret, termasuk sinkronisasi data antarinstansi serta penguatan regulasi dan dukungan anggaran daerah guna memutus rantai perdagangan orang di Sumatera Utara.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Medan Soroti Krisis Lingkungan, Desak Penataan Sungai dan Ruang Hijau
Banjir Hantam Tapteng, Bobby Turun Tangan Pastikan Tanggul Segera Rampung
Gelar Konsolidasi, KOMBAT Langkat Targetkan 150 Ribu Anggota
Wajah Baru Medan 2026: 25 Ruas Jalan Bebas Kabel Semrawut, Kota Makin Estetik
Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Strategis Penghubung Toba–Labura Tahun 2026.
Bupati Sahuti Aspirasi Warga Besitang Terdampak Banjir Segera Ditindaklanjuti
Bobby Nasution Minta Pers Objektif: Bagus Bilang Bagus, Jelek Bilang Jelek
Cek Pasokan Pangan, Rico Waas Pastikan Harga Sembako di Medan Terkendali
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:26 WIB

Mahasiswa Medan Soroti Krisis Lingkungan, Desak Penataan Sungai dan Ruang Hijau

Senin, 13 April 2026 - 20:04 WIB

Banjir Hantam Tapteng, Bobby Turun Tangan Pastikan Tanggul Segera Rampung

Jumat, 10 April 2026 - 10:54 WIB

Gelar Konsolidasi, KOMBAT Langkat Targetkan 150 Ribu Anggota

Selasa, 7 April 2026 - 16:13 WIB

Wajah Baru Medan 2026: 25 Ruas Jalan Bebas Kabel Semrawut, Kota Makin Estetik

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:48 WIB

Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Strategis Penghubung Toba–Labura Tahun 2026.

Berita Terbaru

Berita

Marah !!! Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:25 WIB

Pemerintahan

Lantik 76 Pejabat, Rico Waas Tegaskan Evaluasi Ketat dalam 6 Bulan

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:24 WIB