PW KAMMI Sumut:  Puji Respon Cepat Gubsu Tutup TPL dan Tangani Bencana

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe.(ist)

Medan – METROLANGKAT.COM

Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara menilai sejumlah langkah strategis yang diambil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan arah kebijakan yang lebih responsif terhadap kepentingan masyarakat, khususnya dalam isu lingkungan hidup dan penanganan bencana.

PW KAMMI Sumut menyoroti penghentian sementara operasional PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) di wilayah Sumatera Utara yang mulai berlaku sejak 11 Desember 2025, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Kebijakan tersebut dinilai tidak terlepas dari rekomendasi resmi yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kepada pemerintah pusat setelah mencermati berbagai dampak lingkungan dan konflik sosial yang terjadi di lapangan.

Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut mencerminkan keberanian pemerintah daerah dalam mengambil sikap terhadap persoalan struktural yang telah lama menjadi tuntutan masyarakat.

“Penghentian sementara operasional PT TPL tidak bisa dilepaskan dari tekanan dan aspirasi masyarakat yang selama ini terdampak.

Baca Juga :  Polisi Ahirnya Amankan Terduga Pelaku Penembakan Misterius Di Lhokseumawe

Rekomendasi yang disampaikan Gubernur Sumut menjadi langkah penting untuk membuka ruang evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan,” ujar Irham.

Selain isu lingkungan, PW KAMMI Sumut juga memberikan perhatian khusus terhadap langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menangani berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah, seperti banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya akibat cuaca ekstrem.

Menurut Irham, dalam beberapa kejadian bencana, Pemprov Sumut dinilai relatif cepat dalam mengoordinasikan lintas instansi, mulai dari BPBD,

Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga melibatkan TNI dan Polri untuk memastikan evakuasi dan penanganan darurat berjalan maksimal.

“Gerak cepat dalam penanganan bencana menjadi poin penting yang kami catat. Kehadiran pemerintah di fase awal bencana, mulai dari evakuasi warga

Pembukaan posko darurat, penyaluran logistik, hingga layanan kesehatan, sangat menentukan keselamatan masyarakat terdampak,” tegas Irham.

PW KAMMI Sumut menilai bahwa kecepatan respons tersebut menunjukkan adanya peningkatan koordinasi dan kesigapan pemerintah daerah dalam merespons situasi darurat.

Baca Juga :  Menko Polkam Ingatkan Forkopimda Kompak, Wagub Surya Tegaskan Sumut Tetap Kondusif

Namun demikian Irham menekankan bahwa kecepatan harus dibarengi dengan ketepatan sasaran dan keberlanjutan penanganan, terutama pada fase pascabencana.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada respons darurat saja. Pemerintah perlu memastikan pemulihan pascabencana,termasuk rehabilitasi infrastruktur, pemulihan ekonomi masyarakat, dan mitigasi agar bencana serupa tidak terus berulang,” lanjutnya.

Lebih jauh, PW KAMMI Sumut juga mengaitkan persoalan bencana dengan isu tata kelola lingkungan.

Menurut Irham, bencana yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara harus menjadi alarm serius untuk melakukan pembenahan kebijakan lingkungan hidup, termasuk evaluasi terhadap aktivitas industri dan pengelolaan kawasan hutan.

“Bencana alam yang terus berulang harus dilihat sebagai peringatan. Kebijakan lingkungan,pengawasan industri dan tata ruang harus diperbaiki secara serius agar keselamatan rakyat tidak terus dipertaruhkan,” pungkas Irham.

PW KAMMI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah, baik dalam isu lingkungan maupun penanganan bencana, agar seluruh langkah yang diambil benar-benar berpihak pada keselamatan rakyat, keadilan ekologis, dan keberlanjutan Sumatera Utara.(rif)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day 2026 Sumut, Bobby Nasution Perkuat Komitmen: Buruh Sejahtera, Ekonomi Kuat
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Bayar Pajak Kendaraan di Sumut Kini Lebih Mudah
Pemko Medan Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Surati PT KAI
Mahasiswa Medan Soroti Krisis Lingkungan, Desak Penataan Sungai dan Ruang Hijau
Banjir Hantam Tapteng, Bobby Turun Tangan Pastikan Tanggul Segera Rampung
Gelar Konsolidasi, KOMBAT Langkat Targetkan 150 Ribu Anggota
Wajah Baru Medan 2026: 25 Ruas Jalan Bebas Kabel Semrawut, Kota Makin Estetik
Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Strategis Penghubung Toba–Labura Tahun 2026.
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:34 WIB

May Day 2026 Sumut, Bobby Nasution Perkuat Komitmen: Buruh Sejahtera, Ekonomi Kuat

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:25 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Bayar Pajak Kendaraan di Sumut Kini Lebih Mudah

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Pemko Medan Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Surati PT KAI

Selasa, 14 April 2026 - 15:26 WIB

Mahasiswa Medan Soroti Krisis Lingkungan, Desak Penataan Sungai dan Ruang Hijau

Senin, 13 April 2026 - 20:04 WIB

Banjir Hantam Tapteng, Bobby Turun Tangan Pastikan Tanggul Segera Rampung

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB