Proyek Jalan Rp15 Miliar di Binjai Diduga Bermasalah, Kejari Tetapkan 3 Tersangka Korupsi DBH Sawit!”

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai –METROLANGKAT.COM

Kasus dugaan korupsi dalam proyek pengerjaan jalan di Kota Binjai akhirnya menyeruak ke permukaan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai melalui tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) menetapkan tiga orang tersangka, Senin (6/10/2025) malam.

Ketiganya yakni RIP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), SFP sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan TSD yang berperan sebagai rekanan atau pihak ketiga proyek.

Penetapan ketiganya dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan kuat adanya penyimpangan dalam proyek pemeliharaan jalan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun Anggaran 2023–2024 dengan total pagu mencapai Rp14,9 miliar.

“Pemko Binjai mendapat DBH Sawit dari pusat senilai Rp14.903.378.000. Dana itu dikelola oleh Dinas PUTR untuk kegiatan perbaikan dan perawatan jalan di tahun 2023 dan 2024,” ujar Kajari Binjai, Dr. Iwan Setiawan SH M.Hum, dalam konferensi pers di kantornya, didampingi para Kasi, Senin malam.

Baca Juga :  Dari RJ hingga Rampasan Negara, Kejari Binjai Tutup 2025 dengan Deretan Capaian

Menurut Iwan, proyek tersebut terbagi menjadi 12 paket pekerjaan, yakni 7 paket senilai Rp7,9 miliar di tahun 2023 dan 5 paket senilai Rp6,9 miliar di tahun 2024. Namun seluruh kegiatan justru dilaksanakan bersamaan pada 2024.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, penyidik menemukan indikasi manipulasi data dan pelanggaran kontrak, mulai dari kekurangan volume pekerjaan, keterlambatan penyelesaian proyek, hingga rekayasa dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) agar seolah-olah pekerjaan sudah selesai pada Desember 2024.

“Padahal, pekerjaan baru benar-benar rampung sekitar Mei 2025. Tapi dalam BAST disebut sudah selesai 24 Desember 2024 dan ditandatangani PPK serta rekanan,” ungkap Kajari Binjai.

Lebih jauh, tim ahli yang diterjunkan Kejari Binjai menemukan kerugian keuangan negara mencapai Rp2,65 miliar akibat ketidaksesuaian volume dan mutu pekerjaan di lapangan.

Baca Juga :  Zita Anjani & Syah Afandin Lepas Ribuan Pelari di Langkat Run Fest 2025

“Hasil perhitungan ahli menunjukkan, pekerjaan tidak sesuai kontrak dan ada kekurangan volume signifikan. Total kerugian negara ditaksir Rp2.656.709.053,” tegas Iwan Setiawan, yang sebelumnya menjabat Asisten Pembinaan pada Kejati NTB.

Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, Kajari Binjai tidak menutup peluang.

“Kita masih akan melakukan pendalaman dan pengembangan perkara ini. Tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka,” ujarnya.

Dengan penetapan tiga tersangka ini, Kejari Binjai menunjukkan komitmennya untuk menegakkan hukum dan memastikan penggunaan dana publik berjalan transparan dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan DBH Sawit yang menjadi program strategis pemerintah pusat.(Kus)

Catatan Redaksi:

Kasus ini menambah daftar panjang perkara korupsi proyek infrastruktur di daerah. Publik kini menanti langkah tegas berikutnya dari aparat penegak hukum, agar tidak ada lagi proyek “asal jadi” yang justru merugikan rakyat.

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor
10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang
Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka
PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat
Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Rico Waas Kobarkan Semangat Youth City Changers 2026 Bangun Kota Tangguh
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pengusaha Diminta Urus Izin
Hasil Seleksi 15 Besar Calon Komisioner KI Sumut, Segera Diserahkan ke DPRD
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Babak Baru !  Jokowi Dijadwal Hadiri Sidang Roy Suryo Sebagai Saksi Pelapor

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:53 WIB

10 Tahun Rusak, Jalan Rambutan Ujung Binjai Akhirnya Diaspal, Warga Minta Portal Dipasang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Polda Sumut Bongkar Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu dan Amankan 9 Tersangka

Senin, 14 September 2026 - 17:58 WIB

PT HK Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita: Kontribusi untuk Langkat

Senin, 29 Juni 2026 - 18:16 WIB

Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026

Berita Terbaru