Bobby Nasution Tegas: Berantas Kutipan Liar di Pelabuhan Gunungsitoli!

- Kontributor

Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli – Metrolangkat.com


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas pelayaran perdana KMP Jatra II rute Gunungsitoli–Sibolga di Pelabuhan Angin, Gunungsitoli, Jumat (13/6/2025). Kapal milik PT ASDP ini diharapkan menjadi solusi baru dalam memperkuat konektivitas dan menekan biaya logistik ke Kepulauan Nias.

Dalam sambutannya, Bobby menegaskan perlunya pemberantasan praktik pungutan liar di pelabuhan, yang menurutnya turut menyumbang tingginya harga barang di wilayah Nias.“Kutipan-kutipan liar, calo tiket, dan pungutan tak resmi harus diberantas. Ini berpengaruh langsung terhadap harga barang yang masuk ke Nias,” tegas Bobby di hadapan jajaran ASDP, tokoh masyarakat, dan Forkopimda se-Kepulauan Nias.

Gubernur juga meminta agar pihak pelabuhan dan operator kapal meningkatkan mutu pelayanan dan meninjau kembali tarif penyeberangan agar lebih terjangkau bagi masyarakat.“Kita tingkatkan pelayanan, dan kalau memungkinkan, kita tekan lagi harga tiketnya. Yang penting masyarakat nyaman, dan biaya logistik bisa lebih murah,” tambahnya.

Baca Juga :  Gusti : Gubernur Bobby Tepat Ganti Pejabat Lemah, Birokrasi Harus Berdasar Meritokrasi

Kehadiran KMP Jatra II menjadi angin segar bagi transportasi laut di Nias. Sebelumnya, penyeberangan Gunungsitoli–Sibolga hanya dilayani oleh satu kapal swasta, milik PT Wira Jaya Logitama Lines. Kini, dengan masuknya BUMN PT ASDP, harga tiket dinilai lebih kompetitif dan diharapkan mampu mendorong mobilitas barang dan orang secara lebih efisien.

Tarif Jasa Penyeberangan KMP Jatra II saat ini meliputi:

  • Penumpang Dewasa: Rp93.100

  • Bayi: Rp9.100

  • Kendaraan Golongan I–IX: Mulai dari Rp114.000 hingga Rp10.592.500 (truk trailer)

Gubernur berharap tarif ini bisa dikaji ulang agar lebih terjangkau, tanpa menurunkan kualitas layanan.

Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo menjelaskan, KMP Jatra II sebelumnya melayani jalur Lembar (NTB)–Jangkar (Jatim). Kapal dengan bobot 392 GT ini memiliki panjang 90,7 meter, lebar 15,6 meter, dan mampu mengangkut 100 unit kendaraan serta 300 penumpang.“Kapal ini sudah melalui pemeriksaan menyeluruh di Semarang. Saat ini, seluruh fasilitas dan mesin telah siap untuk melayani rute Gunungsitoli–Sibolga,” ujar Heru.

Baca Juga :  "Ironi Ulang Tahun Binjai: Saat Warga Berhemat, Pemko Foya-Foya"

Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, turut mengapresiasi peluncuran Jatra II yang disebutnya sangat dinantikan masyarakat.“Transportasi laut sangat vital bagi kami. Kapal ini menambah pilihan dan mempermudah akses warga dalam membawa barang maupun bepergian,” ujarnya.

Setelah pelepasan pelayaran, Bobby Nasution menyempatkan diri meninjau langsung fasilitas kapal dan menyapa para penumpang. Ia juga membagikan bingkisan secara simbolis sebagai bentuk perhatian terhadap layanan publik yang nyaman dan layak.

Turut hadir dalam acara ini para bupati se-Kepulauan Nias, Ketua DPRD Gunungsitoli Adrianus Zega, jajaran PT ASDP dan Pelindo, Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Pelayaran perdana KMP Jatra II menjadi momentum penting dalam membuka akses yang lebih luas bagi Nias, sekaligus sinyal kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memperbaiki sistem transportasi laut yang lebih aman, murah, dan bebas pungli.(yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Minta Pers Objektif: Bagus Bilang Bagus, Jelek Bilang Jelek
Cek Pasokan Pangan, Rico Waas Pastikan Harga Sembako di Medan Terkendali
Lampu Jalan Jalur Arteri ke Bandara Kualanamu Masih Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada
Menko Polkam Ingatkan Forkopimda Kompak, Wagub Surya Tegaskan Sumut Tetap Kondusif
Peduli Sesama, KOMBAT Langkat Tebar 1.447 Paket Takjil
PTPN II Akui Asap Kebun Tebu Picu Tabrakan Beruntun di Tol Binjai–Langsa
LBH Medan Desak Indonesia Keluar dari BoP dan Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
Sumut Rawan TPPO, Pemprov dan Kemendagri Perkuat Deteksi Dini hingga Desa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:51 WIB

Bobby Nasution Minta Pers Objektif: Bagus Bilang Bagus, Jelek Bilang Jelek

Senin, 16 Maret 2026 - 17:53 WIB

Cek Pasokan Pangan, Rico Waas Pastikan Harga Sembako di Medan Terkendali

Senin, 16 Maret 2026 - 17:43 WIB

Lampu Jalan Jalur Arteri ke Bandara Kualanamu Masih Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:38 WIB

Menko Polkam Ingatkan Forkopimda Kompak, Wagub Surya Tegaskan Sumut Tetap Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 04:59 WIB

Peduli Sesama, KOMBAT Langkat Tebar 1.447 Paket Takjil

Berita Terbaru