Penjaga Kandang Babi Ditemukan Membusuk di Hamparan Perak, Keluarga Tolak Autopsi

- Kontributor

Selasa, 18 November 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Warga di Jalan Saudara Pasar 5,5, Dusun VI, Desa Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Senin (17/11) pagi.

Korban diketahui berinisial BSS (33), warga Dusun IV Afdeling IV, Desa Alur Melati, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat.

Pria yang bekerja sebagai penjaga ternak babi itu ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk.

Kapolsek Binjai, Kompol Sutrisno, menjelaskan kronologi awal sebelum korban ditemukan. Pada Minggu malam, sekitar pukul 20.00 WIB, pemilik ternak berusaha menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat respons.

Baca Juga :  “Kesaksian di Tipikor Ungkap Fee Proyek, Deni Turio Tetap Kebal di PUPR Langkat”

“Pemilik ternak berulang kali menelpon korban, tetapi tetap tidak diangkat,” ujar Sutrisno, Selasa (18/11).

Merasa curiga, pemilik ternak bernama Johanes langsung mendatangi peternakan. Dengan remote control, ia membuka pagar dan masuk ke area kandang.

Saat itulah ia menemukan korban tergeletak telentang di lantai dengan aroma busuk yang menyengat.

Panik, Johanes kemudian menghubungi rekannya dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel Polsek Binjai langsung menuju lokasi. Dari keterangan saksi dan keluarga, korban disebut memiliki riwayat sakit lambung, sering sakit kepala, dan rutin minum obat.

Baca Juga :  Ribuan Kader Padati Deklarasi, KOMBAT Restorasi Indonesia Hadirkan Energi Baru di Sumut

“Hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegas Kompol Sutrisno.

Pihak keluarga yang hadir di lokasi juga telah melihat kondisi jenazah dan menerima kematian korban sebagai musibah. Mereka menyatakan tidak keberatan dan tidak akan menuntut pihak manapun.

“Keluarga menolak dilakukan VER luar maupun autopsi mengingat kondisi jenazah sudah membengkak dan berbau. Korban akan langsung dikebumikan,” tambah Sutrisno.(kus)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga
Tahanan Kabur dari PN Stabat Tewas Usai Kecelakaan Saat Melarikan Diri ke Aceh
Bobby Nasution Soroti Kesenjangan Rp2,1 T dari Kebutuhan Rp30 T
Fahrudin Koto Terpilih sebagai Ketua ISARAH Kota Binjai
Asap Tebal Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Langsa
Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta
Kunker ke Binjai Batal, Jaksa Agung Pilih Lanjut Agenda di Medan
Tinjau Sungai Tukka, Bobby Siapkan Tanggul dan Sabo Dam Cegah Banjir
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:18 WIB

Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:14 WIB

Tahanan Kabur dari PN Stabat Tewas Usai Kecelakaan Saat Melarikan Diri ke Aceh

Senin, 9 Maret 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Soroti Kesenjangan Rp2,1 T dari Kebutuhan Rp30 T

Senin, 9 Maret 2026 - 13:11 WIB

Fahrudin Koto Terpilih sebagai Ketua ISARAH Kota Binjai

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:20 WIB

Asap Tebal Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Langsa

Berita Terbaru