Kalibata Dijaga Ketat Brimob Usai Bentrokan, Polisi Antisipasi Serangan Susulan Matel

- Kontributor

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Reporter: Ari Angara SR

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, hingga Jumat malam (12/12/2025) masih dijaga ketat aparat kepolisian.

Personel Brigade Mobil (Brimob) disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, menyusul bentrokan dan kerusuhan yang terjadi sehari sebelumnya.

Pengetatan pengamanan dilakukan setelah insiden pengeroyokan terhadap dua pria yang dikenal sebagai kelompok mata elang (matel) pada Kamis sore.

Satu korban dinyatakan tewas akibat luka serius, sementara seorang lainnya masih dirawat intensif dalam kondisi kritis.

Ketegangan meningkat pada malam harinya. Kerusuhan pecah di sekitar lokasi, ditandai dengan pembakaran sejumlah warung dan sepeda motor.

Petugas dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Brimob bergerak cepat untuk mencegah situasi semakin meluas dan meredam pergerakan massa.

Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan momen mencekam tersebut.

Baca Juga :  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Hadiri Panen Raya di Sergai

Dalam salah satu video, warga berlarian meninggalkan lokasi sambil berteriak ketika kobaran api dari motor yang dibakar menerangi jalan.

Video lain yang direkam dari balik pagar rumah memperlihatkan puluhan orang berkerumun, sebagian membawa benda yang diduga alat pemukul, sementara suara sirene dan teriakan aparat menyuruh warga menjauh terdengar jelas.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa motor yang hangus dan beberapa benda yang ditemukan di sekitar lokasi bentrokan.

Hingga malam ini, Telisik.co.id memantau langsung situasi lapangan. Puluhan anggota Brimob tampak berjaga di sepanjang Jalan Kalibata Raya hingga area depan TMP Kalibata.

Kendaraan taktis dan mobil double cabin milik kepolisian juga disiagakan sebagai penguatan pengamanan.

Patroli keliling dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada pergerakan massa mencurigakan.

Baca Juga :  GAM Demo Pemko Binjai, Soroti Dugaan Nepotisme Pengangkatan Sekdako

Polisi menyebutkan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan dari kelompok matel yang kehilangan anggotanya.

“Kami tetap menempatkan personel untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Situasi sudah kondusif, namun kami tidak ingin kecolongan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam pernyataan tertulis sebelumnya.

Sejumlah warga mengaku masih diliputi rasa takut. Beberapa pedagang memilih menutup sementara usaha mereka setelah warung mereka ikut terbakar dalam kerusuhan.

“Masih takut, Mas. Tadi malam ribut banget, api besar, orang-orang teriak,” ujar seorang warga yang tinggal kurang dari 100 meter dari titik kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyelidiki motif pengeroyokan yang menjadi pemicu awal kerusuhan.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara rekaman CCTV dari toko hingga rumah warga sedang dikumpulkan untuk mengurai rangkaian peristiwa secara utuh.(**)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga
Tahanan Kabur dari PN Stabat Tewas Usai Kecelakaan Saat Melarikan Diri ke Aceh
Bobby Nasution Soroti Kesenjangan Rp2,1 T dari Kebutuhan Rp30 T
Fahrudin Koto Terpilih sebagai Ketua ISARAH Kota Binjai
Asap Tebal Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Langsa
Kena OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta
Kunker ke Binjai Batal, Jaksa Agung Pilih Lanjut Agenda di Medan
Tinjau Sungai Tukka, Bobby Siapkan Tanggul dan Sabo Dam Cegah Banjir
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:18 WIB

Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:14 WIB

Tahanan Kabur dari PN Stabat Tewas Usai Kecelakaan Saat Melarikan Diri ke Aceh

Senin, 9 Maret 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Soroti Kesenjangan Rp2,1 T dari Kebutuhan Rp30 T

Senin, 9 Maret 2026 - 13:11 WIB

Fahrudin Koto Terpilih sebagai Ketua ISARAH Kota Binjai

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:20 WIB

Asap Tebal Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Binjai–Langsa

Berita Terbaru