Langkat – METROLANGKAT.COM
Sejak dipercaya menjadi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Gembira Ginting menunjukkan komitmen kuat membenahi berbagai persoalan di dunia pendidikan
. Langkah-langkah perbaikan yang ia lakukan mulai terasa dampaknya, baik di internal dinas maupun di lingkungan sekolah.
Gembira menegaskan, isu-isu negatif yang belakangan beredar sama sekali tidak terkait dengan masa kepemimpinannya.
“Persoalan itu bukan di masa saya menjabat, melainkan saat Kadis sebelumnya.
Data tidak mungkin dihilangkan, jangankan dengan penyidik, dengan teman-teman pers saja sudah banyak beredar. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
Sebagai pemimpin baru, Gembira konsisten mendorong perubahan positif. Ia mengutamakan transparansi, disiplin birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Tidak heran, berbagai program yang sempat tersendat kini kembali berjalan lebih tertata.
Namun, di tengah upaya perbaikan tersebut, dirinya tak luput dari serangan kabar miring. “Saya terus diserang dengan berbagai cerita hoaks.
Kalau soal penggeledahan yang dilakukan penyidik Kejaksaan Langkat beberapa waktu lalu, semua berkas yang dibutuhkan sudah diambil dan dibawa.
Jadi tidak ada yang digeser atau disembunyikan,” jelas Gembira.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pihaknya tidak pernah menghalangi proses hukum.
Justru, menurutnya, transparansi dan kerja sama dengan aparat penegak hukum menjadi bukti bahwa Dinas Pendidikan Langkat siap membangun budaya bersih dan akuntabel.
“Data yang dibutuhkan penyidik sudah mereka ambil. Bagi saya, yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita fokus melanjutkan perbaikan di sektor pendidikan.
Jangan sampai anak-anak dan para guru kita dikorbankan oleh isu yang tidak jelas,” tambahnya.
Dengan sikap terbuka dan langkah-langkah perbaikan nyata, Gembira Ginting berhasil membangun kepercayaan baru di jajaran pendidikan Langkat.
Harapannya, momentum ini dapat membawa perubahan lebih besar demi terciptanya pelayanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada masyarakat.(Upek London)


















