Ditetapkan Tersangka, Eks Kadis Pendidikan Binjai Menangis Digiring Ke Rutan

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Eks Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Binjai berinisial SUG, ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Kamis (29/8).

Selain SUG, dua orang lainnya berinisial RS dan SP, selaku Direktur dan Wakil Direktur CV. Gama atau pihak rekanan, juga ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas llA Binjai

Pantauan METROLANGKAT.COM, sebelum dibawa ke Lapas Kelas llA Binjai, SUG beserta dua orang rekannya terlebih dahulu menjalani pemeriksaan diruang Pidsus Kejari Binjai.

Namun sekira pukul 19.35 Wib, ketiganya tampak keluar dari ruang Pidsus Kejari Binjai yang berada di lantai ll Kantor Adhyaksa tersebut.

Dengan dikawal beberapa orang petugas, ketiga tersangka tampak diborgol dan mengenakan rompi berwarna orange.

Bahkan terlihat SUG terus menangis dan kondisinya sangat lemas sehingga harus dipapah masuk ke mobil tahanan pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, H. Jufri SH MH, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi proyek Detail Engineering Design (DED) atau dokumen desain teknis bangunan yang terdiri dari gambar teknis, spesifikasi teknis dan spesifikasi umum, volume serta biaya pekerjaan pada Dinas Pendidikan Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga :  Polda Sumut Telah Periksa 100 Saksi di Kasus Kecurangan PPPK Langkat

“Hari ini kita menetapkan 3 tersangka, yaitu SUG, SP dan RS, dalam dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan DED pada Dinas Pendidikan Kota Binjai Tahun Anggaran 2021,” ungkap H. Jufri, didampingi Kasi Intelijen Adre Wanda Ginting, dan Kasi Pidsus Kejari Binjai, dalam keterangan pers di hadapan awak media pasca penahanan ketiga tersangka tersebut,

Adapun proyek DED yang dimaksud, ujar Kajari Binjai, bernilai 700 juta lebih, sementara untuk kerugian negara sesuai dengan perhitungan ahli mencapai 640 juta rupiah.

“Berdasarkan perhitungan ahli, dari dua pekerjaan DED, nilai kerugiannya sebesar 640 juta rupiah. Artinya pekerjaan tersebut fiktif, dengan modus tidak menyesuaikan harga dengan SSH Pemko Binjai,” tegasnya.

Baca Juga :  Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihaknya, Kajari Binjai menegaskan bahwa seluruh tenaga ahli yang terdaftar di CV. Gama tidak pernah merasa mengerjakan proyek DED Dinas Pendidikan Kota Binjai.

“Berdasakan hasil penyidikan tim kita, semua tenaga ahli yang kita periksa mengatakan tidak pernah dilibatkan dalam pekerjaan DED tersebut.

Jadi proyeknya hanya dikerjakan satu orang dengan upah sebesar 40 juta rupiah,” lanjut mantan Asintel Kejati Jambi itu.

Disoal berapa lama masa penahanan yang diberlakukan terhadap ketiga tersangka serta apakah ada kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka lain, Jufri mengatakan bahwa sesuai KUHAP pihaknya akan menahan ketiganya selama 20 hari ke depan.

“Untuk penahanan awal ini kita Tetapkan masa penahanan selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini. Sedangkan untuk kemungkinan bertambahnya tersangka lain, kita akan lihat perkembangan nantinya,” demikian tutup H. Jufri. (Kus/yg)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?
Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita
Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat
Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem
Tiga Terdakwa Korupsi DBH Sawit Binjai Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
Temui Kajati Sumut, Syah Afandin Pastikan Pembangunan Langkat Berjalan dalam Koridor Hukum
DPO Korupsi Ketapangtan Binjai Belum Tertangkap, Sidang Segera Digelar
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:07 WIB

Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar Sabu, 10,07 Gram Narkotika Disita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:57 WIB

Di Balik OTT, KPK Ungkap Gratifikasi Rp3,5 Miliar Bupati Langkat

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:52 WIB

Polrestabes Medan Bongkar Mafia BBM, GPS Tangki Dipindah ke Mobil untuk Kelabui Sistem

Berita Terbaru