Foto : Wakil Ketua I Novriyenni, M.Kom., bersama Wakil Ketua II Selfira, SE., M.Si.(ist)
Binjai | metrolangkat.com
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama Binjai terus memperluas jejaring kemitraan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Sebagai perguruan tinggi pertama di Kota Binjai yang berfokus pada teknologi informasi, bisnis digital,
Dan komputerisasi, STMIK Kaputama menjajaki kerja sama dengan Edukasi Center Binjai (ECB).
Langkah tersebut ditandai dengan audiensi yang berlangsung di Kampus STMIK Kaputama, Rabu (15/7).
Ketua STMIK Kaputama Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom.,
Diwakili Wakil Ketua I Novriyenni, M.Kom., bersama Wakil Ketua II Selfira, SE., M.Si., menerima kunjungan jajaran pengurus ECB.
Ketua Edukasi Center Binjai, Zulkarnain, menjelaskan bahwa ECB merupakan lembaga di bawah naungan Yayasan Nurul Huda
yang bergerak di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kegiatan luar ruang, hingga media kreatif pendidikan.
“ECB hadir sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi siswa, guru, mahasiswa, perguruan tinggi, organisasi, maupun masyarakat umum,” ujar Zulkarnain.
Didampingi Deva Armaya dan Rahmat Sembiring, Zulkarnain memaparkan empat program utama yang menjadi fokus ECB
Yakni Edukasi Center Binjai untuk pendidikan dan pendampingan belajar, ECBound yang bergerak di bidang outbound dan pengembangan karakter,
ECB SDM untuk pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, dan ECB Kreatif yang fokus pada produksi media kreatif pendidikan.
Menurutnya, seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung visi ECB sebagai pusat edukasi yang unggul,
kreatif, dan kolaboratif dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, terampil, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui audiensi tersebut, ECB berharap dapat menjalin kerja sama dengan STMIK Kaputama dalam berbagai program pendidikan dan pengembangan kompetensi.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I STMIK Kaputama, Novriyenni, menyambut baik inisiatif tersebut.
Ia menilai banyak program ECB yang berpotensi mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan kampus.
“Beberapa program yang dipaparkan cukup menarik dan memiliki manfaat bagi pengembangan kampus.
Rencana kerja sama ini tentu akan kami sampaikan terlebih dahulu kepada pimpinan untuk dibahas lebih lanjut,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu aspek yang dinilai penting adalah penguatan branding kampus
Agar masyarakat semakin mengenal STMIK Kaputama sebagai perguruan tinggi yang fokus mencetak lulusan di bidang teknologi informasi dan bisnis digital.
Saat ini, STMIK Kaputama juga tengah membuka penerimaan mahasiswa baru.
Kampus tersebut memiliki lima program studi, yakni Sistem Informasi, Teknik Informatika,
Dan Bisnis Digital untuk jenjang Strata Satu (S1), serta Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi untuk jenjang Diploma Tiga (D3).
Dari lima program studi tersebut, empat di antaranya telah meraih akreditasi Baik Sekali.
Novriyenni juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan status akreditasi sebelum memilih perguruan tinggi.
“Akreditasi merupakan salah satu indikator penting yang menunjukkan mutu sebuah institusi pendidikan.
Karena itu, masyarakat perlu menjadikannya sebagai salah satu pertimbangan sebelum menentukan pilihan kampus,” ujarnya.
Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin melalui audiensi ini dapat berlanjut menjadi kerja sama nyata
yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Binjai.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Edukasi Center Binjai.
Semoga ke depan sinergi ini dapat diwujudkan dalam berbagai program yang bermanfaat.
Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, kami juga mengajak untuk bergabung di STMIK Kaputama.
Di era digital saat ini, kompetensi di bidang teknologi informasi sangat dibutuhkan di berbagai sektor,” tutup Novriyenni. (Kus/red)


















