Diduga Ganggu Sertijab Kapolres Binjai, Tiga Pria Diminta Tinggalkan Lokasi

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketiga Pria yang mengelar aksi demo disaat serah terima Kapolres Binjai diminta petugas membubarkan diri.(kus)

Binjai | metrolangkat.com

Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Binjai dari AKBP Mirzal Maulana kepada AKBP Bimo, Selasa (14/7/2026), sempat diwarnai upaya aksi unjuk rasa oleh tiga pria di depan Mapolres Binjai.

Namun, aksi tersebut tidak berlangsung karena petugas kepolisian meminta ketiganya meninggalkan lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga pria itu diduga hendak melakukan aksi demonstrasi tanpa memenuhi ketentuan sebagaimana yang telah diberitahukan sebelumnya kepada pihak kepolisian.

Petugas kemudian mengarahkan mereka untuk membubarkan diri demi menjaga kelancaran prosesi sertijab yang berlangsung dengan pengamanan ketat.

Sejumlah warga yang menyaksikan prosesi Pedang Pora turut mempertanyakan kehadiran ketiga pria tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy Raih Penghargaan "Sahabat Pers Award 2024"

Mereka mengaku berasal dari organisasi mahasiswa, namun identitas maupun tujuan aksi dinilai tidak jelas.

Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, ketiganya diduga bukan berasal dari Kota Binjai.

Kasat Intelkam Polres Binjai AKP Madya Putra membenarkan bahwa pihaknya sebelumnya telah menerima surat pemberitahuan rencana aksi dari kelompok yang mengatasnamakan BEM Sumut.

Namun, kata dia, pelaksanaan aksi tidak sesuai dengan jadwal yang telah disampaikan secara resmi.

“Surat pemberitahuan mereka kami terima pada 9 Juli 2026 dengan rencana aksi pada 14 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.

Namun pada 12 Juli mereka mengirim pesan WhatsApp yang mengubah jadwal menjadi 13 Juli 2026, tetapi pada hari itu aksi tidak jadi dilaksanakan,” ujar AKP Madya Putra.

Baca Juga :  TPPO Mengancam Sumut, 2.873 Warga Terjerat Kerja di Scam Online

Ia menjelaskan, pada 13 Juli pihak tersebut kembali mengirim pesan bahwa aksi akan digelar pada 14 Juli pukul 07.00 WIB di Polres Binjai.

Padahal, dalam surat pemberitahuan resmi, waktu yang tercantum adalah pukul 10.00 WIB.

“Faktanya mereka baru datang sekitar pukul 08.55 WIB. Jadi waktu pelaksanaan tidak sesuai dengan pemberitahuan yang telah disampaikan kepada kepolisian,” jelasnya.

Meski sempat terjadi upaya aksi, situasi di sekitar Mapolres Binjai tetap aman dan kondusif.

Prosesi sertijab Kapolres Binjai berlangsung lancar hingga selesai, sementara kepolisian terus melakukan pemantauan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.(kus)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter
BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur
Supris Gerakkan Aksi Sosial HUT ke-67 Pemuda Pancasila, 500 Anak Yatim Terima Santunan
Bukan Sekadar Berani Bermimpi, Tiorita Tantang Pemuda Langkat Berbuat Nyata
Ada 309 Klien Pemasyarakatan di Langkat, Tiorita Dorong Mereka Diterima Kembali di Masyarakat
Bobby Nasution Tegas: Jangan Bangun Wisata Rp50 Miliar, Rumah Warga Miskin Terabaikan
Rico Waas Minta Maaf, Proyek Infrastruktur Medan Ganggu Lalu Lintas
Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut Sonny Irawan Ajak Generasi Muda Jaga Nasionalisme
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Supris Gerakkan Aksi Sosial HUT ke-67 Pemuda Pancasila, 500 Anak Yatim Terima Santunan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bukan Sekadar Berani Bermimpi, Tiorita Tantang Pemuda Langkat Berbuat Nyata

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ada 309 Klien Pemasyarakatan di Langkat, Tiorita Dorong Mereka Diterima Kembali di Masyarakat

Berita Terbaru