Distribusi BBM Terganggu, Bobby Nasution Minta Pertamina Tuntaskan dalam Dua Hari

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Sumut Bobby Nasution.(ist)

 

Medan |metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di Sumut bukan disebabkan kekurangan stok, melainkan akibat terganggunya distribusi dari terminal BBM menuju SPBU.

Hal itu disampaikan Bobby usai memimpin rapat koordinasi penanganan distribusi BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Menurut Bobby, berdasarkan penjelasan dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut),

distribusi BBM mengalami hambatan karena berkurangnya jumlah pengemudi truk tangki pengangkut BBM.

“Tadi disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan BBM-nya yang langka. Yang menjadi kendala adalah distribusinya karena pengemudi truk pengangkut BBM berkurang.

Informasi yang kami terima terjadi pemberhentian massal sehingga armada pengangkut tidak bisa beroperasi secara normal,” ujar Bobby.

Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Pertamina, TNI dan Polri.

Bobby bahkan meminta personel TNI dan Polri disiapkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu kelancaran distribusi BBM ke seluruh SPBU.

“Mulai malam ini kami minta tim dari TNI dan Polri siap. Tinggal menunggu kebutuhan yang disampaikan Pertamina,

berapa jumlah personel yang diperlukan untuk membantu distribusi,” katanya.

Baca Juga :  Relawan Zainuddin-Hendro Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Binjai

Ia menegaskan pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh agar persoalan distribusi tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun perekonomian daerah.

Meski demikian, Bobby menilai persoalan terkait perekrutan maupun pemberhentian sopir truk tangki merupakan urusan internal perusahaan yang harus segera diselesaikan oleh Pertamina bersama pihak vendor.

“Soal perekrutan atau pemberhentian pengemudi itu ranah internal mereka. Yang terpenting bagi kami, jangan sampai persoalan internal tersebut berdampak kepada masyarakat Sumatera Utara,” tegasnya.

Bobby juga menyayangkan tidak adanya informasi lebih awal kepada pemerintah daerah terkait potensi gangguan distribusi BBM.

Menurutnya, apabila persoalan tersebut disampaikan sejak awal, pemerintah dapat segera mengambil langkah antisipatif.

“Kalau ada persoalan operasional seperti ini seharusnya disampaikan lebih awal kepada pemerintah daerah.

Kalau memang ada yang bisa kami bantu, tentu akan kami bantu sejak awal,” ujarnya.

Gubernur memastikan stok BBM di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Pasokan dari luar daerah juga tetap berjalan sebagaimana mestinya sehingga tidak ada persoalan pada sisi ketersediaan bahan bakar.

“Stok aman. Pasokan juga tetap berjalan. Jadi persoalannya bukan pada ketersediaan BBM, tetapi pada distribusinya,” jelas Bobby.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Dedy Jaminsyah Putra Harahap,

Baca Juga :  Bobby Desak Tambahan TKD untuk Sumut, Rp1,1 Triliun Jadi Sorotan

mengatakan persoalan distribusi BBM telah menjadi perhatian serius Gubernur Bobby Nasution karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Atas arahan gubernur, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut agar distribusi BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, segera kembali normal di seluruh SPBU.

“Pak Gubernur meminta dalam dua hari ini distribusi BBM sudah kembali normal, dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen mengupayakannya secepat mungkin,” kata Dedy.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi, kendala distribusi terjadi akibat pembenahan manajemen pengemudi armada yang dikelola vendor resmi Pertamina.

Meski demikian, stok BBM di terminal tetap mencukupi.

“Stok ada, namun masalahnya adalah pada pengangkutan minyak dari terminal BBM ke SPBU-SPBU. Itu kendalanya,” ujarnya.

Dedy menambahkan, Pertamina juga telah menambah armada pengangkut untuk mempercepat penyaluran BBM ke berbagai SPBU di Sumatera Utara.

Pemprov Sumut berharap persoalan internal antara Pertamina dan vendor dapat segera diselesaikan agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh BBM.

“Pak Gubernur menekankan agar masalah internal Pertamina bersama vendor segera diselesaikan.

Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat terganggunya distribusi BBM,” pungkasnya.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kerja Sama PWI Sumut-BPJS Ketenagakerjaan Diperpanjang, 900 Anggota Dapat Perlindungan
Wagub Surya Saksikan SKB RBI, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Demo di Pemko Binjai, Massa Soroti Pemberhentian Kepling dan Dugaan Jual Beli Jabatan
Haornas ke-43, Bobby Nasution Beri Tali Asih untuk 13 Legenda Olahraga Sumut
Kumpul Kebo Mulai Merebak di Indonesia, Perempuan dan Anak Disebut Paling Rentan
Rico Waas: Suami Bukan Penghasil ASI, Tapi Kunci Ibu Sukses Menyusui
Viral Video Ungkap Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi Langkat
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:14 WIB

Kerja Sama PWI Sumut-BPJS Ketenagakerjaan Diperpanjang, 900 Anggota Dapat Perlindungan

Senin, 14 September 2026 - 18:56 WIB

Wagub Surya Saksikan SKB RBI, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 14 September 2026 - 16:29 WIB

Demo di Pemko Binjai, Massa Soroti Pemberhentian Kepling dan Dugaan Jual Beli Jabatan

Senin, 14 September 2026 - 13:58 WIB

Haornas ke-43, Bobby Nasution Beri Tali Asih untuk 13 Legenda Olahraga Sumut

Senin, 14 September 2026 - 06:52 WIB

Kumpul Kebo Mulai Merebak di Indonesia, Perempuan dan Anak Disebut Paling Rentan

Berita Terbaru

Pendidikan

Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan

Senin, 14 Sep 2026 - 18:28 WIB