Foto : Kantor Bank Sumut Cab Stabat.(ist)
Stabat – METROLANGKAT.COM
Pelayanan di Bank Sumut Cabang Stabat menuai kritik dari masyarakat. Seorang ibu rumah tangga mengaku kecewa dengan sikap satpam bank tersebut yang dinilai tidak profesional saat dirinya hendak membuka rekening baru.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/3) pagi. Wanita berhijab yang berdomisili di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Stabat, datang dengan niat membuka rekening tabungan.
Setibanya di pintu masuk, ia disambut seorang satpam yang menanyakan keperluannya.
Setelah dijelaskan ingin membuka rekening, satpam tersebut menyerahkan kupon antrean dengan nomor 126 dan mempersilakan ia duduk menunggu.
Dengan sabar, ibu tersebut menanti panggilan nomor antreannya. Waktu terus berjalan. Satu jam berlalu, kemudian dua jam. Namun namanya belum juga dipanggil.
Menjelang tengah hari, namanya akhirnya disebut. Namun bukannya langsung diarahkan ke customer service untuk membuka rekening, ia justru dikabarkan kalau jam kerja CS telah tutup.
Merasa heran, ia kembali menegaskan bahwa kedatangannya sejak pagi adalah untuk membuka rekening baru dan telah diarahkan oleh satpam untuk mengambil nomor antrean.
“Kenapa dari tadi saya disuruh antre, tapi sekarang dibilang sudah tutup dan disuruh datang besok lagi? Memangnya ada apa?” ujarnya kesal.
Menurut pengakuannya, satpam tersebut menjawab singkat bahwa layanan customer service sudah tutup dan memintanya datang kembali keesokan hari.
Jawaban itu tentu jauh dari harapan. Setelah menghabiskan waktu hampir setengah hari untuk mengantre, ia harus pulang tanpa hasil.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan tentang standar pelayanan dan koordinasi internal di bank milik pemerintah daerah tersebut.
Jika memang jam layanan hampir berakhir, seharusnya sejak awal nasabah diberi penjelasan yang jelas agar tidak menunggu sia-sia.
Sebagai institusi perbankan yang membawa nama daerah, pelayanan prima dan profesionalisme seharusnya menjadi prioritas utama.
Sikap yang terkesan ketus dan kurang solutif justru dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Cabang Stabat, yang coba dikonfirmasi terkait insiden tersebut, hingga berita ini diturunkan belum berhasil memberikan tanggapan.
Masyarakat berharap pihak manajemen segera melakukan evaluasi terhadap petugas frontliner, termasuk satpam sebagai garda terdepan pelayanan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan kepercayaan publik tetap terjaga.(Red)


















