Pesta Kembang Api di Kelenteng Thai Seng Hut Co Binjai Tuai Sorotan 

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks foto : Randi Permana Nasution (kiri) dan Dhani Lubis.(ist)

Binjai – METROLANGKAT.COM

Perayaan kembang api dan hiburan musik yang digelar di Vihara (Kelenteng) Thai Seng Hut Co, Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai Barat, Minggu (22/2) malam, menuai sorotan dari sejumlah pihak.

Sejumlah warga sekitar menilai kegiatan tersebut menimbulkan kebisingan dan diduga melanggar kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat antara pihak kelenteng dengan masyarakat pada pertengahan November 2025 lalu.

Menurut warga, selain pesta kembang api yang menimbulkan suara dentuman keras, kegiatan hiburan musik yang berlangsung hingga dini hari turut menambah keresahan, terlebih karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Ketua Umum Forum Pemuda Madani Sumut (FPMS), Randi Permana Nasution, menyayangkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Binjai.

“Saya sebagai masyarakat Binjai Barat merasa prihatin dengan adanya pesta kembang api dan live musik di kelenteng tersebut.

Apalagi ini bulan suci Ramadan, di mana masyarakat sekitar mayoritas umat Muslim sedang melaksanakan Tarawih maupun Tadarus,” ujar Randi saat dikonfirmasi, Rabu (25/2) malam.

Baca Juga :  BNNK Binjai Paparkan Kinerja 2025, Rehabilitasi Lampaui Target

Randi mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, dalam pertemuan yang dihadiri unsur Kementerian Agama Kota Binjai

serta Forkopimca pada November 2025 lalu, pihak kelenteng disebut telah menyepakati untuk tidak menggelar pesta kembang api maupun karaoke.

“Jika benar ada kesepakatan itu, maka kegiatan tersebut patut dipertanyakan. Kesepakatan bersama seharusnya dihormati,” tegasnya.

Ia juga meminta agar persoalan ini disikapi secara bijak dan tidak berkembang menjadi isu bernuansa SARA.

Menurutnya, mekanisme mediasi dan dialog harus dikedepankan.

Senada dengan itu, Ketua Aliansi Mahasiswa Pemerhati Birokrasi Binjai (AMPBB), Dhani Lubis, mengaku kecewa jika memang terjadi pelanggaran terhadap hasil pertemuan sebelumnya.

Dhani menyebut, dalam pertemuan tersebut perwakilan kelenteng yang diwakili pengurus Yayasan Inspirasi Sinar Kedamaian,

Sugiarto, disebut berjanji tidak menggelar pesta kembang api, karaoke, serta membatasi aktivitas tertentu.

Bahkan, kata dia, ada komitmen untuk membuat pernyataan tertulis.

Baca Juga :  Pertamina Regional Jawa Dukung Kesehatan Masyarakat Adat Baduy

“Kami berharap semua pihak konsisten terhadap komitmen yang sudah disepakati.

Jika ada persoalan, sebaiknya diselesaikan melalui dialog, bukan dengan saling menyudutkan,” ujar Dhani.

Ia juga menyoroti munculnya narasi yang menyebut adanya unsur intoleransi terhadap pihak tertentu.

Menurutnya, aspirasi warga yang disampaikan Kepala Lingkungan (Kepling) semestinya dipandang sebagai bagian dari tugas pelayanan masyarakat.

“Jangan sampai persoalan ini digiring menjadi konflik SARA. Kota Binjai selama ini dikenal menjunjung tinggi toleransi dan kemajemukan,” tambahnya.

Para tokoh pemuda tersebut berharap Pemerintah Kota Binjai dapat hadir sebagai penengah guna mencari solusi terbaik, sehingga peristiwa serupa tidak terulang dan kondusivitas wilayah tetap terjaga.

Sementara itu, protes warga terkait kegiatan di Kelenteng Thai Seng Hut Co ramai beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengurus kelenteng terkait polemik tersebut. (Putra/red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Binjai Donorkan 126 Kantong Darah untuk PMI
Pemkab Langkat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 948 Petugas
Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga
IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral
PH Aipda Sandran Pertanyakan Tujuh Tersangka yang Tak Ditahan
Bobby Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman
Korwil SPPG Binjai: Dana Sudah Dikucurkan, Enam Dapur MBG Masih Menunggu Proses Pencairan
Malam yang Sibuk di Jalinsum: Pohon Tumbang, Kemacetan Mengular, Arus Kembali Lancar
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Binjai Donorkan 126 Kantong Darah untuk PMI

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:31 WIB

Pemkab Langkat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 948 Petugas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:19 WIB

Rumah Dinas Eks PTPN 2 di Stabat Diduga Dikuasai Pihak Ketiga

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

IPMAPI Sumut Desak Rektor UINSU Copot Kaprodi S3 yang Diduga Terlibat Skandal Moral

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:55 WIB

PH Aipda Sandran Pertanyakan Tujuh Tersangka yang Tak Ditahan

Berita Terbaru

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB

Politik

Bobby : Zulhas Banyak Ajarkan Saya Politik

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:35 WIB