Banyak Jalan Rusak, Ketua LMP Minta APH Periksa Proyek Galian Pipa Air di Binjai

- Kontributor

Senin, 16 Desember 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – METROLANGKAT.COM

Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai, Agung Ramadhan S.Kom, meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Polda Sumatera Utara, untuk segera memeriksa proyek galian pipa air yang ada di Kecamatan di Binjai Utara dan Binjai Barat.

Ia juga mendesak agar investigasi segera dilakukan oleh APH untuk memastikan apakah pembangunan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku dan apakah proyek ini sudah melalui persetujuan dari DPRD Kota Binjai.

“Hal ini penting dilakukan mengingat demi terciptanya transparansi informasi dan tanggung jawab dari perusahaan yang mendapat proyek tersebut mengingat kondisi jalan mengalami kerusakan yang ditimbulkan dari aktivitas pengorekan galian pipa tersebut,” ungkap Agung, saat dikonfirnasi awak media, Senin (16/12) siang.

Berdasarkan informasi yang diterima Agung, proyek galian pipa air tersebut dikerjakan oleh perusahaan BUMN ternama milik Pemerintah Pusat, yaitu PT. Nindya Karya.

“Tujuan pemasangan pipa bawah tanah tersebut kabarnya sebagai tempat saluran penyuplai air dari Binjai ke Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar, Medan. Namun pembangunan tersebut merusak fasilitas jalan sehingga masyarakat dirugikan,” tegas Agung.

Baca Juga :  Traffic Light Bermasalah, Kadishub Kota Binjai: Sedang Perbaikan

Tidak hanya jalan yang mengalami kerusakan, akibat galian pipa air tersebut, banyak masyarakat yang dirugikan, khususnya para pedagang yang mencari rejeki di sekitar proyek tersebut.

“Walau sudah banyak yang diselesaikan, namun masih banyak dan terlihat jelas jalan yang dikorek tampak berlubang dan belum sepenuhnya diperbaiki seperti semula,” urainya.

“Bahkan berdasarkan informasi yang kami terima, Walikota Binjai juga telah mengeluarkan Peraturan Walikota (PERWA) yang menyetujui proyek ini,” sambung Agung Ramadhan.

Sebagai tokoh pemuda Kota Binjai, Agung juga mendesak Aparat Penegak Hukum agar segera melakukan investigasi.

“Kami meminta agar Kejaksaan dan Polda Sumut melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum dan agar hak-hak masyarakat terjaga,” urainya.

Ia pun berharap agar permasalahan ini segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan pihak berwenang, guna memastikan pembangunan pipa air tersebut tidak merugikan warga.

“Tentunya kami menginginkan pembangunan itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, pembangunan Saluran Pipa Air Minum di Kecamatan Binjai Utara dan Binjai Barat, terus menuai kontroversi. Proyek yang melibatkan penanaman pipa berdiameter 50 cm di sepanjang jalan tersebut mendapat protes keras dari masyarakat setempat.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Gugatan Vantony Huang Lawan Telkomsel Masuk Tahap Pembuktian di PN Stabat

Pasalnya, pihak pelaksana proyek diduga tidak mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP), khususnya terkait pengelolaan material sisa galian.

Sejumlah warga yang ditemui mengeluhkan tidak diangkutnya material tanah hasil galian yang hanya diratakan di lokasi pengorekan. Ditambah dengan intensitas hujan yang tinggi di bulan November dan Desember 2024, hal ini menyebabkan material tanah menumpuk dan menghambat akses jalan, mengganggu mobilitas masyarakat.

Selain itu diakui warga, saluran drainase yang ada juga tersumbat akibat tumpukan material tersebut, memperburuk kondisi infrastruktur di wilayah itu.

Bahkan PT. Nindya Karya yang disebut sebut selaku perusahaan pengerjaan galian pipa tersebut, hingga kini belum juga memperbaiki kondisi jalan yang rusak sehingga menimbulkan protes dari masyarakat.

“Kami juga mempertanyakan ijin Amdal dan UUD Pinerba yang diduga tidak sesuai peruntukannya dengan yang diatur rt/rw,” demikian tutup Agung diakhir ucapannya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ricky Anthony Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo Langkat
Pemuda Pancasila Salurkan 99 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Bupati Syah Afandin Rangkul Insan Pers Saat Buka Puasa Bersama,
Mudik Lebaran 2026, Polres Langkat Dirikan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan
Tim Kemenko Kumham–Imipas Kunker ke Lapas Binjai
MUI Binjai Gelar Muzakarah Ramadhan 1447 H
LBH Medan Desak Indonesia Keluar dari BoP dan Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
AKAM-SU Desak Investigasi Transparan Dugaan Peredaran Narkotika Terkait Warga Binaan Lapas Kelas I Medan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:20 WIB

Ricky Anthony Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Sambirejo Langkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:34 WIB

Pemuda Pancasila Salurkan 99 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:40 WIB

Bupati Syah Afandin Rangkul Insan Pers Saat Buka Puasa Bersama,

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mudik Lebaran 2026, Polres Langkat Dirikan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:32 WIB

Tim Kemenko Kumham–Imipas Kunker ke Lapas Binjai

Berita Terbaru