Lamdina Elizabeth Marpaung Sabet The MODA di GYDMUN

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Lamdina Elizabeth Marpaung, mahasiswa Swiss German University, berhasil meraih The Most Outstanding Delegate Award dalam ajang Model United Nations (MUN) yang diselenggarakan oleh GYDMUN.

Dalam forum Model United Nations, penghargaan Outstanding Delegate diberikan kepada peserta yang menunjukkan kontribusi kuat dan konsisten selama konferensi.

Penilaian tidak hanya didasarkan pada keaktifan berbicara, tetapi juga pada kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur,

membangun kerja sama dengan delegasi lain, serta menerapkan diplomasi dalam setiap proses negosiasi.

Model United Nations (MUN) merupakan simulasi forum internasional di mana peserta berperan sebagai delegasi negara untuk membahas isu-isu global, merumuskan resolusi, dan mencari solusi bersama.

Pada konferensi tersebut, Lamdina berperan sebagai delegasi Swedia di komite International Labour Organization (ILO),

dengan topik pembahasan “AI vs Unemployment: Should We Limit AI?”.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 90 peserta dari lebih dari 10 negara.

Perempuan yang akrab disapa Abeth ini mengaku ketertarikannya pada MUN berangkat dari passion di bidang public speaking,

Baca Juga :  Kejari Langkat Masuk Sekolah Berikan Penyuluhan Hukum Pada Pelajar, Ini Dampaknya

khususnya dalam membahas isu-isu global dan terlibat langsung dalam diskusi lintas negara.

Mengikuti MUN untuk kedua kalinya, ia merasa semakin nyaman dalam menyampaikan argumentasi sekaligus aktif membangun kolaborasi di tengah dinamika forum.

Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat mengikuti flag parade.

Pada kesempatan itu, ia membawa bendera Indonesia sebagai bentuk representasi negara di hadapan para delegasi internasional.

Momen tersebut menjadi pengalaman emosional sekaligus membuka ruang pertemanan baru dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya.

Persiapan menuju konferensi dijalani Abeth di tengah jadwal yang padat.

Dua hari sebelum keberangkatan, ia berada di Pekanbaru untuk menghadiri agenda resmi penerimaan gelar ambassador International Riau Fashion Week 2026.

Setelah kembali ke Jakarta untuk mengikuti perkuliahan, keesokan harinya ia langsung berangkat mengikuti konferensi.

Keterbatasan waktu istirahat tidak mengurangi fokus dan konsistensinya dalam mempersiapkan materi

Selama konferensi, Abeth memaknai MUN bukan sekadar ajang menyampaikan pandangan pribadi,

Baca Juga :  Peduli Korban Kebakaran, Ricky Anthony Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga di Hinai

tetapi juga ruang untuk mendengarkan, bernegosiasi, dan menyatukan berbagai perspektif.

Dengan latar belakang delegasi dari beragam negara, diplomasi dan kemampuan membangun konsensus menjadi kunci dalam mencapai solusi bersama.

Momen pengumuman penghargaan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Saat namanya belum disebut hingga mendekati akhir sesi, ia mengaku sempat merasa tegang dan tidak menyangka akan terpilih.

Ketika akhirnya diumumkan sebagai penerima The Most Outstanding Delegate Award, ia menyadari bahwa seluruh proses yang dijalani memberikan pembelajaran berharga.

Ke depan, Abeth menegaskan tidak ingin cepat merasa puas.

Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan potensi, serta membuka diri terhadap berbagai pengalaman baru.

“Aku percaya proses bertumbuh itu tidak pernah berhenti. There’s always room to grow—if you choose to keep learning,” tutupnya.

Selain aktif di forum akademik internasional, Abeth juga dikenal sebagai Winner Puteri Pertiwi Indonesia 2025 dan Puteri Pertiwi Indonesia Inteligensia 2025.
(Ysf)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran, Ricky Anthony Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga di Hinai
Elnusa Dorong Ekonomi Sirkular, Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi
Lebaran Yatim, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru
Bukan Sekadar Masak, Lomba Nasi Goreng DWP Binjai Pererat Silaturahmi Anggota
Bobby Nasution Buka MTQ Sumut, Ajak Bangun Daerah dengan Nilai Alquran
Merajut Harapan dari Limbah Jerami, Petani Pengabuan Tingkatkan Penghasilan Lewat Produk Ramah Lingkungan
Pertamina Drilling Latih Gen Z Desa Kaplongan Ubah Sampah Organik Jadi Cairan Anti Korosi untuk Industri Migas
Rico Waas Tegas Perangi Judi Online, Sebut Sudah Copot Camat Terlibat Judol
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:31 WIB

Peduli Korban Kebakaran, Ricky Anthony Salurkan Bantuan untuk Dua Keluarga di Hinai

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:32 WIB

Elnusa Dorong Ekonomi Sirkular, Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:29 WIB

Lebaran Yatim, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:16 WIB

Bukan Sekadar Masak, Lomba Nasi Goreng DWP Binjai Pererat Silaturahmi Anggota

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

Bobby Nasution Buka MTQ Sumut, Ajak Bangun Daerah dengan Nilai Alquran

Berita Terbaru