Dibacok Gerombolan Motor di Lapangan Merdeka, Dua Pelajar Binjai Masuk IGD

- Kontributor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Binjai – METROLANGKAT.COM

Aksi brutal gerombolan motor (gemot) kembali menghantui Kota Binjai. Dua pelajar asal Kelurahan Tandem Hulu,

Kecamatan Binjai Utara, masing-masing berinisial F (18) dan D (17), menjadi korban keganasan kelompok bersenjata tajam di kawasan Tanah Lapang Merdeka, Kamis (5/2) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kedua korban ditemui wartawan saat menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Dr. Djoelham Binjai, Kamis malam sekitar pukul 23.45 WIB.

Mereka harus mendapatkan tindakan medis akibat luka serius yang diderita.

Korban F (18) mengalami luka bacokan senjata tajam di bagian punggung serta luka lecet di sekitar tulang rusuk.

Sementara D (17) menderita luka di kepala dan lecet pada kedua tangan akibat kekerasan yang dialaminya.

Baca Juga :  "Penipu Bertubuh Tambun Ini Perdaya Pedagang, Gelapkan Belasan Mobil dan Miliaran Rupiah!"

D menuturkan, peristiwa bermula ketika mereka mendatangi sekelompok pemuda yang dipimpin seseorang berinisial A di sekitar Lapangan Merdeka Binjai.

Kedatangan mereka, kata D, bertujuan untuk mempertanyakan persoalan yang berkaitan dengan teman mereka.

“Kami datang baik-baik. Tapi tiba-tiba A mengeluarkan pisau dan langsung mengejar kami,” ujar D dengan suara bergetar.

Merasa terancam, kedua korban berusaha melarikan diri ke arah Jalan Satria. Namun sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh setelah ditendang oleh pelaku.

“Saya sempat dibawa oleh mereka. Wajah saya ditutup, lalu kepala saya dipukul pakai gagang senjata tajam sampai luka,” ungkapnya.

D mengaku berhasil menyelamatkan diri setelah disuruh membersihkan darah di sungai.

Baca Juga :  Subuh Bobol Rumah, Motor Digondol: Dua Pemuda Diciduk Polsek Padang Tualang

Saat para pelaku lengah, ia melarikan diri dan mencari pertolongan warga hingga akhirnya selamat.

Akibat kejadian tersebut, D mengaku masih mengalami trauma berat dan belum berani kembali ke rumah karena takut akan ancaman lanjutan.

Sementara itu, korban F tampak menahan rasa perih saat petugas medis membersihkan dan membalut luka bacok di punggungnya.

Kedua korban menyatakan akan melaporkan secara resmi peristiwa tersebut ke Polres Binjai agar para pelaku segera diproses hukum.

Menyikapi kejadian yang dinilai semakin meresahkan, sejumlah elemen masyarakat Kota Binjai mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku kekerasan bersenjata yang telah mencoreng rasa aman di ruang publik kota.(kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagalkan 9,9 Kg Sabu, Kinerja Satres Narkoba Polres Asahan Tuai Apresiasi
50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Digagalkan di Asahan, Polda Sumut Bongkar Jaringan Lintas Negara
Tahanan Kasus Ribuan Pil Ekstasi Kabur dari Sel PN Stabat Usai Sidang
Polda Sumatera Utara Sita 14 Ekskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap
Terkait dokter Dilaporkan Zinahi Istri Orang, dr Ed Sepekan Tak Masuk Kerja Hilang Bak Ditelan Bumi
Sinergi Laut-Darat, Dua Terduga Pengedar Sabu Diserahkan ke Polres Langkat
Marinir dan Kamla Tangkap 2 Pengedar Sabu di Pangkalan Susu
Dokter ASN Langkat Terseret Laporan Perzinahan, Kasus Bergulir di Polrestabes Medan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:17 WIB

Gagalkan 9,9 Kg Sabu, Kinerja Satres Narkoba Polres Asahan Tuai Apresiasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:37 WIB

50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Digagalkan di Asahan, Polda Sumut Bongkar Jaringan Lintas Negara

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:16 WIB

Tahanan Kasus Ribuan Pil Ekstasi Kabur dari Sel PN Stabat Usai Sidang

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:35 WIB

Polda Sumatera Utara Sita 14 Ekskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap

Senin, 2 Maret 2026 - 14:46 WIB

Terkait dokter Dilaporkan Zinahi Istri Orang, dr Ed Sepekan Tak Masuk Kerja Hilang Bak Ditelan Bumi

Berita Terbaru