Kasus MBG Diusut Kejagung, KPK Pilih Mundur Sementara dari Penyelidikan

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Ketua KPK Setyo Budiyanto. (ist)

JAKARTA – metrolangkat.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) lebih dahulu melakukan penyidikan dan menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus tersebut.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, lembaganya menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan di Kejagung. Karena perkara telah memasuki tahap penyidikan dan disertai tindakan hukum oleh penyidik Kejagung, KPK memilih tidak melakukan langkah penyelidikan lanjutan untuk sementara waktu.

“Saya kira kalau sudah ada upaya paksa atau segala macam, ya pasti kami untuk sementara waktu tidak perlu lakukan aktivitas lagi karena kan kami waktu itu tahapannya masih menyelidiki,” kata Setyo Budiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Setyo, KPK juga menaruh kepercayaan kepada Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menilai proses yang dilakukan Kejagung sejauh ini berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau publik.

“Kami percaya bahwa aparat penegak hukum melakukan tugasnya dengan semaksimal mungkin. Kita bisa melihat transparansinya, segala sesuatunya sudah dipublikasi dan itu bagian dari keterbukaan dalam proses penegakan hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Langkat Gelar Pleno Dugaan Video Viral Pertemuan Pejabat dan Camat Terkait Pemenangan Pilkada

Meski demikian, Setyo menegaskan koordinasi antara KPK dan Kejagung tetap terbuka apabila diperlukan dalam perkembangan perkara ke depan.

“Proses penyidikan sudah berjalan ya. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Ya, sementara nanti kami lihat saja. Kalau memang perlu dikoordinasikan, ya dikoordinasikan,” katanya.

Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.

Ketiganya adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, serta Sony Sanjaya.

Penetapan tersangka dilakukan pada 3 Juni 2026 setelah penyidik menemukan dugaan penyimpangan dalam tata kelola program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah tersebut.

Menurut Kejagung, para tersangka diduga menunjuk sejumlah yayasan yang tidak memenuhi persyaratan dan memiliki keterkaitan dengan pihak tertentu untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Selain itu, penyidik juga menduga terjadi praktik penggelembungan harga atau mark up dalam sejumlah pengadaan barang dan jasa yang menyebabkan kerugian keuangan negara.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang menyerap anggaran besar dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

Gibran Janji Benahi Tata Kelola MBG

Menanggapi kasus yang mencuat di tubuh BGN, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar terbebas dari praktik korupsi.

Baca Juga :  KPU Binjai Tetapkan 219.808 Pemilih dalam Rapat Pleno Terbuka DPT untuk Pilgubsu dan Pilwalkot 2024

Menurut Gibran, pemerintah ingin memastikan seluruh anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi,” kata Gibran di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pembenahan tata kelola menjadi langkah penting guna menjaga efektivitas pelaksanaan program sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap program-program prioritas pemerintah.

Selain Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga berkomitmen memperkuat tata kelola berbagai program strategis lainnya, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah dikembangkan di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran turut mengapresiasi mahasiswa yang menyampaikan kritik dan masukan terkait pelaksanaan program pemerintah.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan secara damai dan konstruktif menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kebijakan.

“Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif, terutama terkait MBG dan koperasi,” ujar Gibran.

Kasus dugaan korupsi MBG yang kini ditangani Kejagung diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola program, memperkuat pengawasan, serta memastikan bantuan gizi yang disiapkan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.(jihan/rpblka)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat
Bobby : Zulhas Banyak Ajarkan Saya Politik
Jalin Silaturahmi, PCNU Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony
Milad Berdaya ke-24, PKS Binjai Ajak Kader Perkuat Kontribusi Nyata untuk Negeri
Milad ke-24 PKS, DPRD Binjai Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Halalbihalal, NasDem Sumut ‘Panaskan Mesin’ Partai Hadapi Pemilu 2029
Perkuat Persatuan Kader, DPD NasDem Langkat Gelar Halalbihalal
Dua Sesi Penyerahan Mandat, KOMBAT Medan Perkuat Struktur Kecamatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:06 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:32 WIB

Kasus MBG Diusut Kejagung, KPK Pilih Mundur Sementara dari Penyelidikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:35 WIB

Bobby : Zulhas Banyak Ajarkan Saya Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:27 WIB

Jalin Silaturahmi, PCNU Langkat Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony

Senin, 18 Mei 2026 - 11:50 WIB

Milad Berdaya ke-24, PKS Binjai Ajak Kader Perkuat Kontribusi Nyata untuk Negeri

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Kasus Korupsi MBG Meluas, Sony Sonjaya Sebut Banyak Pihak Terlibat

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:06 WIB

Internasional

Hubungan Memanas? Trump Sebut Netanyahu Harus Lebih Bertanggung Jawab

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:10 WIB