Foto : Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Asisten 1 Pemkab Langkat dan mewakili Dandim 0203 Langkat memimpin rapat kordinasi.(darwis)
Langkat – METROLANGKAT.COM
Polres Langkat memantapkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 melalui pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025 yang diawali dengan apel gelar pasukan dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral.
Dalam rakor tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, Arbac, menekankan pentingnya pengawasan peredaran narkoba selama momen Nataru.

Ia menyebut Kabupaten Langkat merupakan daerah jalur lintas yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkotika.
“Pengawasan narkoba harus menjadi perhatian serius, karena Langkat merupakan wilayah lintasan,” tegas Arbac.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas pengamanan.
Arbac turut mengimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana dan tidak berlebihan, mengingat Kabupaten Langkat baru saja dilanda bencana banjir.
Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Dandim yang diwakili Danramil,
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si, Bupati Langkat yang diwakili Asisten I Rudi Kinandung, Kepala BNN, Ketua MUI, Kepala BPBD, Kadishub, Jasa Raharja,
Ketua PWI Langkat M Darwis Sinulingga, Danyonif Marinir 8 Tangkahan Lagan yang diwakili, serta para Kapolsek se-Kabupaten Langkat.
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa Polres Langkat menyiapkan delapan pos pengamanan, dengan dua di antaranya pos pelayanan (Posyan).
Sebanyak 178 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan gereja, tempat hiburan, objek wisata, serta jalur lalu lintas utama.
Seluruh pos pengamanan dan pelayanan dilengkapi dengan sarana pendukung, mulai dari alat komunikasi, perlengkapan kesehatan,
Kendaraan dinas dan ambulans, hingga peralatan keselamatan, guna memastikan perayaan Nataru berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pada kesempatan itu, Kapolres Langkat juga menyampaikan pesan Natal dan Tahun Baru yang sarat empati.
Ia menyoroti kondisi sebagian masyarakat yang justru merasakan beban ganda akibat bencana banjir.
“Di momen Natal dan Tahun Baru ini, ada saudara-saudara kita yang bebannya terasa dua kali lipat.
Seharusnya menyambut tahun baru dengan bahagia, namun justru tidak bisa merayakan karena menjadi korban banjir,” ujar AKBP David.
Ia mengingatkan, berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),
Potensi cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung mulai November 2025 hingga Februari 2026. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta tetap siaga.
Kapolres kemudian menganalogikan peristiwa banjir tersebut seperti sebuah pertandingan. Menurutnya, banjir yang terjadi saat ini ibarat babak pertama.
“Ini seperti sebuah permainan. Hari ini kita istirahat di babak pertama. Mudah-mudahan banjir ini adalah yang terakhir.
Namun jika terjadi lagi dan peluit panjang dibunyikan, maka kita harus kembali ke lapangan untuk berjibaku.
Mari kita jadikan babak pertama ini sebagai pelajaran,” tutup Kapolres.(Yong)
















