Kasus Sapi Hilang Tak Kunjung Tuntas, Siringoringo Propamkan Oknum Polisi Ke Mabes Polri

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAMBI – METROLANGKAT.COM

Polemik kasus hilangnya ternak sapi milik keluarga Siringoringo hingga kini tak kunjung menemukan titik terang.

Alih-alih mendapatkan keadilan sebagai pihak yang dirugikan, keluarga justru merasakan tekanan hukum dan kembali melapor ke Propam Mabes Polri.

Kasus ini kembali mencuat setelah abang dari Daud, yang merupakan anggota Polri, kini harus mendekam di penjara.

Keluarga menyebut kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan yang sangat mencederai hak mereka sebagai korban kehilangan ternak.

Daud bersama keluarga resmi melaporkan dugaan ketidakprofesionalan penyidik di Propam Mabes Polri.

Baca Juga :  Barang Bukti 3.982 Pil Ekstasi, PN Binjai Hanya Vonis 10 Tahun - 6 Bulan Penjara

Laporan tersebut ditujukan kepada Iptu Mulyono, S.H, selaku penyidik Polres Merangin, termasuk penyidik 1/Tipidum Polda Jambi dalam penanganan laporan polisi.

Adapun laporan yang mereka persoalkan tercatat dalam LP/B/11/II/2024/SPKT/POLRES MERANGIN/POLDA JAMBI tertanggal 11 Februari 2024.

Menurut keluarga, proses penyelidikan dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya dan bahkan diarahkan menuju proses perdamaian yang dinilai tidak relevan.

“Kami ini hanya keluarga peternak sapi dan korban dari hilangnya ternak kami. Tapi mengapa abang kami yang bekerja di institusi Polri justru dipenjara? Kami meminta keadilan.

Baca Juga :  "Semangat Anti-Korupsi: Langkat Gelar FGD untuk ASN Bersih dan Transparan"

Abang kami tidak bersalah, kami korban bukan pelaku,” ungkap Daud kepada awak media dengan nada lantang.

Surat Penerimaan Pengaduan Propam Mabes Polri telah diterbitkan dan saat ini sedang dalam proses tindak lanjut sesuai mekanisme pengawasan internal.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Polres Merangin Polda Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dan tudingan keluarga Siringoringo tersebut.

Public pun kini menantikan transparansi dan kejelasan proses hukum dalam kasus ini, agar keadilan tidak semakin jauh dari pihak yang merasa dirugikan.(Rif)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”
Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum
Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat
Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan
Kapolres Langkat “Naik Darah”, Propam Diterjunkan, Kasus IPTU MG Memanas
Sssstt..Oknum Kapolsek Diduga Garap Hutan Lindung,Tanam Sawit di Pesisir Bubun
Diduga Dipetieskan, Kuasa Hukum DK Desak Kapolres Binjai Evaluasi Dumas Keterangan Palsu
Skandal Kontrak Fiktif Pertanian Binjai, Satu Lagi Tersangka Masuk Sel
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:13 WIB

Pelaku Jadi Pahlawan? Drama Pengembalian Hutan Lindung di Langkat Bikin Geleng Kepala”

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

Terkait Hutan Lindung,PPMSU Turun ke Jakarta, Desak IPTU MG Dicopot dan Diproses Hukum

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Dalih “Tak Tahu” Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat Terancam Pidana Berat

Jumat, 24 April 2026 - 11:30 WIB

Jejak Sawit di Hutan Lindung Langkat: Oknum Kapolsek Diduga Terima Upeti dari “Ganti Untung” Lahan

Kamis, 23 April 2026 - 15:15 WIB

Kapolres Langkat “Naik Darah”, Propam Diterjunkan, Kasus IPTU MG Memanas

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB